Gunakan DAK, Jalan Buluh Perindu Digarap Tahun 2022

benuanta.co.id, BULUNGAN – Jalan Buluh Perindu Meranti Kecamatan Tanjung Selor dan jalan lingkungan Desa Mara 1 Kecamatan Tanjung Palas Barat masuk dalam program perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bulungan pada tahun 2022.

Perbaikan Jalan Buluh Perindu merupakan lanjutan dari peningkatan berupa lapisan aspal pada beberapa bulan lalu.

“Jadi tahun depan kita akan lanjutkan perbaikan dari arah jembatan PLTU Gunung Seriang hingga mengarah ke permukiman warga Buluh Perindu,” ungkap Kepala Dinas PUPR Bulungan, Khairul kepada benuanta.co.id, Sabtu 27 November 2021.

Baca Juga :  Basarnas Siagakan Tim SAR di Tiga Titik Arus Mudik Tanjung Selor

Menurutnya, Jalan Buluh Perindu yang akan dilapisi oleh Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) sepanjang 1,8 kilometer dan jalan lingkungan di Desa Mara 1 sepanjang 330 meter. Anggarannya berasal dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 8.253.933.000.

“Untuk peningkatan Jalan Buluh Perindu itu sekitar Rp 7 miliar lebih. Kalau anggaran ke Mara 1 itu sekitar Rp 900 juta lebih,” sebutnya.

“Pengerjaan jalan itu akan dimulai dari jembatan PLTU Gunung Seriang hingga lebih 100 meter mengarah ke Jalan Meranti,” sambungnya.

Baca Juga :  Banjir Sungai Kayan Perlahan Surut

Aturan untuk DAK, jalan yang ditingkatkan diwajibkan untuk membuat bahu jalan yang berasal dari beton. Sehingga anggaran yang harusnya untuk badan jalan akan terpotong dengan pembuatan bahu jalan sesuai dengan panjang jalannya.

“Standar DAK bahu jalan itu 1 meter kiri kanan yang dibuat dengan beton, inilah yang membuat jalannya pendek. Tapi ini membuat jalan lebih kuat,” ucapnya.

Baca Juga :  Terjatuh di Sungai Sesayap, Nasib ABK Speedboat Habibie Belum Diketahui

Khairul mengatakan jika 2 paket jalan itu yang sudah pasti masuk dalam pengerjaan, sementara jalan lain belum ada. Akan terlihat dan tercatat pada dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) Dinas PUPR Bulungan tahun 2022 setelah APBD telah diketuk di DPRD Bulungan.

“Yang pasti baru 2 paket itu, kita lihat jadi DPA itu sebelum 1 Januari 2022. Karena anggaran kita saat ini memang sangat kecil,” tutupnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *