Dibatasi Sungai, SP 6 B Gelap Gulita Tanpa Listrik 

benuanta.co.id, BULUNGAN – Hingga saat ini masih ada daerah yang belum merasakan listrik di Kaltara. Hal itu jugalah yang dirasakan masyarakat Satuan Permukiman (SP) 6 B Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah yang selama ini belum tersentuh listrik.

Kondisi inipun menjadi keluhan warga transmigrasi, salah satunya bernama Roihin asal Provinsi Jawa Tengah mengatakan selama ini hanya menggunakan tenaga surya.

“Jadi listrik ini hanya bisa untuk satu lampu di dalam rumah, sementara kegiatan lain sudah tidak kuat,” ucap Roihin kepada benuanta.co.id, Senin 30 Agustus 2021.

Tak hanya masalah listrik, jaringan telekomunikasi juga terbatas di wilayahnya. Masyarakat harus melakukan pencarian di tempat tertentu agar bisa melakukan komunikasi.

Baca Juga :  Dishub Bulungan Antisipasi Lonjakan Penumpang Speedboat Jelang Lebaran 2026

“Kami juga kesulitan akses jaringan di sini, jadi kalau mau menelepon harus mencari,” jelasnya.

Menanggapi adanya keterisolasian di wilayah kerjanya, Camat Tanjung Palas Tengah Mahmuddin P menuturkan beberapa satuan permukiman di Desa Tanjung Buka masih ada yang belum mendapat akses listrik.

“Untuk listrik dari PLN hanya SP 6 B ini saja yang belum sampai,” ungkap Camat Tanjung Palas Tengah Mahmuddin Pallantara.

Kata dia, belum ada satupun tiang jaringan yang sampai ke wilayah tersebut, pasalnya daerahnya yang jauh dan terhalang oleh sungai. Bahkan tiang jaringan dari SP tetangga juga belum mampu untuk mencapai SP 6 B.

Baca Juga :  Bulungan Siapkan Cetak Sawah Baru 1.600 Ha pada 2026

“Aksesnya hanya bisa lewat SP 7 sebagai akses pendekat. Hanya saja persoalannya bentang sungainya yang lebar sehingga tidak bisa bangunkan jaringan,” tuturnya.

Selama dirinya menjabat selama 1 tahun ini, usulan pembangunan jaringan sudah ada dari masyarakat transmigrasi. Bahkan usulan itu sudah masuk dalam daftar pada berkas musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kecamatan tahun 2021.

“Kita masukkan dalam Musrenbang untuk tahun 2022, nanti tergantung dengan Pemkab biasanya yang tangani. Memang belum skala prioritas, yang skala prioritas itu lahan cetak sawah, kemudian jalan untuk menghubungkan antar blok masih terbatas,” bebernya.

Mahmuddin menyebutkan di Desa Tanjung Buka, wilayah SP yang belum teraliri listrik cukup banyak, diantaranya SP 6 B, SP 8, SP 9 dan SP 10. Selain belum teraliri listrik, di SP inipun hanya sebagian saja yang menggunakan tenaga surya.

Baca Juga :  Bulog Bulungan Pastikan Stok Beras Aman hingga Idulfitri

“Kemudian ada juga di SP 5 dan SP 5 A Desa Salimbatu yang belum ada listriknya,” tuturnya.

Kepala Desa Tanjung Buka Sukardi Yanto menambahkan warga yang ada di wilayah kerjanya jumlahnya kurang lebih 5 ribu jiwa, hal itu sesuai dengan data SDGs.

“Disini ada 47 RT dan 7 RW yang tersebar dari SP 6 B, SP 8, SP 9, SP 7, SP 2, SP 10 dan Tias,” singkatnya. (*) 

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *