TANJUNG SELOR – Relawan peduli penanganan pandemi Corona (Covid-19) yang tergabung dalam komunitas Teman Ingkong dan Sobat Tasa di Kabupaten Bulungan, Kalimantan utara (Kaltara), menyerahkan bantuan puluhan Alat Pelindung Diri (APD), makanan dan minuman bergizi untuk tenaga medis yang bertugas di posko Karantina penanganan covid-19 gedung asrama BKSDM Bulungan, Tanjung Selor.
Perwakilan relawan teman Ingkong, Tasa Gung yang juga anggota DPRD Bulungan dari Fraksi Hanura kepada benuanta.co.id mengatakan, bantuan 50 APD yang diterima langsung oleh kepala dinas Kesehatan Bulungan, Imam Sujono. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap perjuangan tenaga medis bersama tim gugus tugas melawan penyebaran covid-19.
“Sejak awal Maret lalu relawan teman Ingkong sudah turun langsung membantu masyarakat menghadapi pandemi wabah Covid-19 ini, salah satunya melakukan penyemprotan disinfektan, apalagi jumlah OTG, ODP, PDP dan positif terkonfirmasi Corona jumlahnya bertambah,” ungkapnya, Sabtu (18/4/2020).

Dijelaskannya, APD wajib digunakan oleh petugas medis dalam penanganan pasien, namun keberadaannya cukup langka. Selain tugas pemerintah menyediakan APD, peran masyarakat diharapkan turut membantu para medis ujung tombak penanganan virus Corona.
“Kami berharap aksi sosial ini juga diikuti oleh elemen lain baik itu perorangan maupun institusi untuk terus berbuat yang terbaik, terutama membantu warga dan pemerintah dalam menghadapi wabah ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bulungan, Imam Sujono menegaskan, kebutuhan APD untuk tenaga medis di Kabupaten Bulungan cukup besar jumlahnya. Meskipun telah disediakan anggaran dalam pengadaan APD, namun jumlah kebutuhan yang cukup banyak sehingga sangat diperlukan bantuan pihak lain.
“Pengadaan APD yang menggunakan anggaran pemerintah itu ada syarat dan standarisasinya, bantuan APD dari relawan dan komunitas lainnya seperti yang disumbangkan oleh teman ingkong dan sobat Tasa cukup membantu tenaga medis dan kami sangat berterima. Saat ini ketersediaan APD stoknya masih ada untuk digunakan hingga 10 hari kedepan,” pungkasnya.(*)
Reporter: Victor Ratu
Editor: M. Yanudin







