Kaltara Mulai Waspada Karhutla

Diprediksi Terjadi Kemarau di Pertengahan Tahun

TANJUNG SELOR – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi BMKG Tanjung Harapan memprediksi kondisi kering akan melanda beberapa daerah di Kaltara. Salah satunya Kabupaten Bulungan. Di mana dampaknya berupa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Kita perkirakan kondisi kekeringan 2020 itu di bulan Juni hingga awal Oktober. Yang akan terjadi musim kemarau yang cukup kering berpotensi Karhutla,” ungkap Kepala BMKG Stasiun Meteorologi BMKG Tanjung Harapan Muhammad Sulam Khilmi kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Gorong-gorong Ambruk di Jalan Trans Kaltara Kecamatan Sekatak, Warga Dialihkan Lewat Jalur Alternatif

Secara umum penyebab kekeringan ini, pihaknya tidak melihat secara parsial regional tapi secara global. Yang dominan itu dari Australia, di mana di bulan Juli hingga September angin bertiup dari arah selatan ke arah Ekuator.

“Kemudian udara di sana itu massa udara kering, tidak ada kandungan air yang dibawa dari Australia ke Indonesia. Sehingga tidak cukup membentuk awan hujan,” jelasnya.

Baca Juga :  Drainase Tersumbat, Warga Jalan Semangka Keluhkan Banjir dan Bau Tak Sedap

Tahun 2019 lalu daerah rawan bencana kebakaran di Bulungan seperti Kecamatan Tanjung Selor, Tanjung Palas Timur dan Tanjung Palas Utara.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Bulungan Fatokah menambahkan tak menginginkan bencana datang, tapi BPBD sudah siap menghadapi seperti banjir, tanah longsor dan kebakaran.

“Selain banjir juga dominan masalah karhutla serta kekeringan,” ucap Fatokah kepada benuanta.co.id, Rabu 5 Februari 2020.

Antisipasi karhutla kata dia tahun ini, BPBD dibekali anggaran untuk melaksanakan patroli karhutla. Lalu pemadaman dan pengadaan pompa air yang nantinya dibuatkan pos di setiap desa rawan karhutla.

Baca Juga :  Kawasan Siring Tanjung Selor Magnet Nongkrong, Sampahnya Perlu Dikondisikan

“Pertama kita juga gencar sosialisasi masyarakat peduli api (MPA) di mulai di Desa Apung SP 5 pesertanya ada 30 orang,” sebutnya. Pihaknya pun akan melaksanakan kerja sama dengan pihak perusahaan untuk menghindari bencana. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi
Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *