Pengetap Juga Dilarang Mengisi Lebih dari Satu Kali
TANJUNG SELOR – Tindak lanjut rapat beberapa hari lalu di DPRD Kabupaten Bulungan, terkait bahan bakar minyak (BBM) di SPBU yang bermasalah karena sering terjadi kelangkaan. Polres Bulungan hari ini memanggil semua pihak untuk mencari solusi agar ini tidak terjadi lagi.
“Rapat koordinasi tadi kita panggil dari TNI, Pemkab Bulungan, Satpol PP dan lainnya. Kita komitmen bersama,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Yudhistira Midyahwan kepada benuanta.co.id, Kamis 23 Januari 2020.
Keresahan masyarakat tentang kelangkaan BBM direspons. Kedepannya akan melakukan tahapan seperti pembinaan kepada SPBU, akan dipasangi imbauan atau maklumat komitmen antara TNI Polri dan pemerintah untuk melarang mengetap dan pembatasan pembelian.
“SPBU diimbau pertama agar pemilik kendaraan tidak mengisi bahan bakar dua kali dengan kendaraan yang sama. Kedua kendaraan tidak bisa mengisi sehari dua kali,” ucapnya.
Akar masalahnya, kata dia, berasal dari aksi pengetapan selama ini terjadi sering terjadi antrean panjang. Bahkan banyaknya penjualan BBM botolan karena hasil dari mengetap. “Selama seminggu akan kita sosialisasi dulu, mobil yang parkir malam akan ditilang dan bawa ke Polres,” jelasnya.
Setelah adanya sosialiasi kepada masyarakat, tindak lanjutnya akan ada penegakan hukum. Karena ini demi kepentingan umum yang selama ini mengeluhkan tidak mendapatkan BBM di SPBU dengan lancar. “Kita akan tindak tegas, bagi pengetap dikenakan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi,” sebutnya.
Pengelola SPBU juga telah dipanggil karena telah mengisi di luar kesepakatan. Sehingga Polres Bulungan memberikan peringatan, pihaknya akan memeriksa kwitansi pengisiannya. “Ada SPBU yang menjual di luar jam kebiasaan, normalnya pagi hingga malam,” tutur Yudhistira.
Sempat ada komplain adanya mobil milik kepolisian masuk SPBU. Kapolres mengatakan jika mobil dinas kepolisian telah memiliki kupon dan berhak mendapatkan BBM, yang telah dititipkan di SPBU. “Kita ambilnya pakai kupon, jadi kita beli yang sudah dititipkan di SPBU,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: M. Yanudin







