Lirik SDA Kaltara, Konjen Filipina Tawarkan Kerja Sama dengan Pemprov

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kini menjadi primadona bagi para investor. Tak hanya dalam negeri, investor dari luar negeri pun terpikat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki provinsi termuda di Tanah Air ini.

Bagaimana tidak, Kaltara merupakan salah satu daerah yang memiliki sumber daya alam (SDA) melimpah. Bahkan diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Seperti yang dikatakan Konsulat Jenderal (Konjen) Filipina, Manuel Cueto Ayap usai bertemu Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum, Senin (29/3/2021).

Baca Juga :  Dua Madrasah di Bulungan Jadi Percontohan Keamanan Pangan 2026
Saling tukar cendera mata

Sektor perikanan dan pariwisata Kaltara menjadi sasaran negara tetangga itu untuk dikembangkan bersama pelaku usaha di Filipina. “Perikanan dan pariwisata masih menjanjikan di Kaltara. Tapi ke depan bukan potensi itu saja yang akan kami kembangkan. Intinya apa yang sudah kita terapkan di Manado dan Papua akan kita terapkan juga di Kaltara ini,” ungkap Manuel.

Pihaknya berharap rencana kerja sama ini dapat segera terealisasi, yang kemudian dituangkan dalam penandatanganan nota kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU). “Target kita harus MoU secepatnya. Mengenai waktunya kapan kita belum tentukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Percobaan Pemerkosaan Perawat RSUD Tanjung Selor Masih Bergulir di Polda Kaltara

Recana kerja sama tersebut disambut baik oleh Gubernur Zainal Arifin Paliwang. Apalagi, kata Zainal, apabila kerja sama ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltara.

“Pada dasarnya kami sambut baik, apalagi kalau kerja sama yang diinginkan Filipina itu bisa membawa kebaikan untuk masyarakat Kaltara,” harap Gubernur Zainal.

Baca Juga :  Penanganan Stunting Terpadu, Tekankan Peran Keluarga dan Sanitasi

Meski demikian, penawaran kerja sama antara Filipina dengan Pemprov Kaltara masih perlu dipelajari lebih rinci. “Jika perlu kita membentuk tim untuk mempelajari baik dan buruknya dari kerja sama itu. Berbeda dengan kerja sama Sosek Malindo yang sudah berjalan dan manfaatnya sudah bisa dirasakan,” tuturnya. (mil/sur)

 

Sumber: Diskominfo Kaltara

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *