TANJUNG SELOR – Setiap speedboat yang datang maupun berangkat di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, diberikan cairan disinfektan dengan disemprot ke seluruh bagian speedboat.
“Tadi petugas kita menyemprotkan cairan dari tablet Klorsept sejenis kaporit dan baunya mirip Bayclin,” ucap Agust Suwandy Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltara kepada benuanta.co.id, Kamis 19 Maret 2020.
Kata dia, awalnya dimulai dari Dinas Kesehatan, setelah itu di pelabuhan nanti setiap agen dapat menyemprotkan sendiri ke setiap armadanya. Bahan dan racikannya nanti dapat dibuat sendiri sesuai dosis yang telah ada. “Nanti dari pemilik speedboat bisa mandiri memberikan cairan ini,” jelasnya.

Bahan itupun mudah dibuat dan terdapat di pasaran, sebab disinfektan pabrikan sudah tidak ada di apotek. Masa bertahan dari cairan di speedboat ini tergantung dari kontaminasi penumpang. “Kalau ada penumpang dan turun lagi maka bisa disemprotkan lagi,” ujarnya.
Hanya saja, kata dia, itu tergantung lagi dengan kelembaban di dalam speedboat, jika sangat lembab akan bertahan lama untuk virusnya. Tapi dalam keadaan kering dan panas maka virus itu akan hilang.
Dirinya juga mengatakan kepada masyarakat agar tidak terlalu menyentuh bagian wajah. Pasalnya mulut, hidung dan mata tempat masuknya virus kedalam tubuh. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: M. Yanudin







