benuanta.co.id, BULUNGAN – Cuaca panas dan terik dapat meningkatkan resiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kondisi ini, disebabkan oleh suhu yang lebih tinggi sehingga membuat vegetasi menjadi kering dan mudah terbaka.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Bulungan, Karhutlah terjadi di desa Wonomulyo, Kecamatan, Tanjung Palas Timur di lahan yang curam dengan titik koordinat *N 2.43’1,352 *E 117.31’15,69, Rabu (30/7/2025).
Menurut saksi, yakni Yamping sekitar pukul 02.30 WITA dirinya melihat api berasal dari bawah lahan yang kosong.
“Angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merembet keatas gunung dan mendekati rumah,” ujar Yamping.
Senada juga diungkapkan Kepala desa Wonomulyo Darsono Sardi, yang juga sebagai ketua MPA mengungkapkan setelah mendapat informasi tesebut dirinya langsung menuju lokasi dan melihat api sudah merembet keatas gunung lahan kosong.
“Melihat kepulan asap dan api sudah mulai ke mana-mana, saya langsung menghubungi anggota MPA, PT PKM,dan BPBD Bulungan,” ucapnya Darsono Sardi.
Adapun perkiraan luar areal yang terbakar kurang seluas 1,5 hekatare dengan jenis taman lahan seperti pakis, pohon akasia, sawit, dan semak belukar.
Adanya kejadian tersebut kepala desa setempat langsung melakukan aksi pemadaman bersama BPBD Bulungan bersama tim gabungan seperti Polresta Bulungan, Manggala Agni, MPA Wonomulyo dan masyarakat setempat.
“Dalam melakukan aksi pemadaman pihaknya juga menggunakan 1 unit mesin Karhutla milik BPBD Bulungan, 3 unit gepyok api, 3 unit pompa gendong, 1 unit mobil tangki air BPBD, 1 unit mobil slip on, 1 unit mobil patroli, 1 unit mobil Hilux, 16 selang Karhutla, 5 unit nozle, 2 unit selang spiral dan perlengkapan,” jelasnya.
Dengan kejadian tersebut tentunya sebanyak 15 orang terlibat dalam pemadaman. Beruntung api dapat dikendalikan pada pukul 18.30 WITA. (*)
Reporter: Ikke
Editor: Yogi Wibawa







