benuanta.co.id, BERAU – Supaya kebutuhan listrik untuk pemukiman warga selalu terpenuhi dan merata hingga daerah pedalaman bahkan pada wilayah terluar di Kabupaten Berau.
Pada tahun 2023 lalu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Tanjung Redeb telah menambah dua mesin pembangkit untuk di Sambaliung dan PLTU Teluk Bayur, Berau
Hal tersebut diungkapkan Manager PLN ULP Tanjung Redeb Ikrarda Tegar Pambudi saat bertemu dengan awak media pada beberapa waktu lalu.
“Yang pertama itu di PLTD Sambaliung itu dari sewa tanah ada sekitar 7 megawatt sekitar bulan Juli, dan tambahan terakhir itu di akhir 2023 itu ada 5 megawatt lokasi di PLTU Teluk Bayur yang dikelola PT Indonesia Power,” ungkapnya Selasa (16/1/2024).
Lebih lanjut, kata dia dengan bertambah dua unit mesin kelistrikan tahun lalu, maka daya mampu tenaga listrik secara khusus di Sambaliung dan Teluk Bayur pada akhir tahun bisa terpenuhi.
“Alhamdulillah terpenuhi, dan beban puncak tegangan pengguna listrik mencapai rata-rata 33 ribu sampai 34 ribu megawatt,” ucapnya.
Bahkan pihaknya menjelaskan 20 Desember tahun lalu PLN ULP Tanjung Redeb pecahkan rekor jumlah pengguna tegangan listrik mencapai 36 Megawatt.
“Dan alhamdulillah penggunaan jaringan listrik saat itu tetap stabil. Karena kami pun juga punya surplus daya juga dari 36 megawatt tersebut dengan adanya tambahan dua mesin tersebut,” ujarnya.
Kemudian sebagai informasi hingga kini yang sudah terealisasi dapat peningkatan jam layanan listrik yaitu daerah Kecamatan Kelay serta Kampung Merasa.
“Yang sebelumnya hanya 12 jam, sekarang sudah 24 jam sejak bulan Agustus lalu pada satu kecamatan di dua daerah tersebut yaitu di Kelaynya dan Merasa,” bebernya.
Selain itu, pihaknya optimis pada tahun ini permasalahan kendala sistem jaringan listrik bisa diminimalisir dengan cekatan.
“Terutama meningkatkan keandalan sistem kelistrikan bisa terus tetap nyala,” pungkasnya.(*)
Reporter: Georgie
Editor: Ramli







