benuanta.co.id, BERAU – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang tahapan masa kampanye bakal dimulai 28 November mendatang.
Jajaran personil Satgas Preventif Polres Berau melakukan sidak atau monitoring persiapan KPU dan Bawaslu menyambut masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) Februari tahun depan.
Hal itu diungkapkan Kapolres Berau AKBP Steyven Jonly Manopo saat ditemui awak media setelah memimpin apel Satgas Preventif Polres Berau Rabu (22/11/2023) sore.
“Kami dari polres Berau satgas Preventif operasi mahakam 2023-2024 dalam rangka mengamankan Pemilu hari ini kit
melakukan patroli dialogis,” ungkapnya Rabu (22/11/2023).
Dijelaskannya patroli dialogis menyasar pengawasan ke KPU dan Bawaslu Berau untuk memastikan keamanan jelang pelaksanaan pemilu.
“Kami dari Polri siap mengamankan Pemilu tahun 2024 begitu juga nanti menjamin keamanan masyarakat dalam hal mereka menggunakan hak pilihnya,” ucapnya.
Steyven pun menegaskan posisi jajaran personil Polres Berau pada Pemilu 2024 mendatang bakal netral.
“Dalam menghadapi Pemilu 2024. Kita jamin juga agar masyarakat boleh datang ke tps-tps dengan berbondong-bondong untuk menggunakan hak pilihnya yang sudah dijamin undang-undang,” ujarnya.
Terutama keamanan dan peredaran logistik KPU yang mencapai 4.000 lebih yang rencana akan tiba di Gor Pemuda Tanjung Redeb awal Desember.
“Kami menegaskan punya tanggung jawab penuh dalam menjamin peredaran logistik KPU tersebut ke setiap tps di 13 kecamatan,” kata polisi pangkat 2 Melati kepada benuanta.co.id.
Apalagi menurutnya Polres Berau kini masuk jajaran Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dalam naungan Bawaslu.
“Kami satu wadah dalam kegiatan Gakkumdu dimana di situ ada polisi, Kejaksaan dan ada dari Bawaslu sendiri untuk menjamin pelaporan-pelaporan terkait pelanggaran Pemilu,” bebernya.
Sebagai informasi, kata dia menyambut pesta demokrasi Pilpres hingga Pilkada tahun depan bakal mengerahkan dua pertiga personil Polres Berau.
“Nanti untuk jumlah-jumlah tempatnya nanti kita akan susun skema pengawasannya, mulai dari KPU, Bawaslu sampai ke TPS-TPS,” pungkasnya.(*)
Reporter: Georgie
Editor: Ramli







