benuanta.co.id, NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan melakukan pengawasan secara melekat atau secara langsung pada verifikasi faktual (verfak) keanggotaan Partai Politik (Parpol) yang akan mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Komisioner Badan Pengawas Pemilu Nunukan, Abd. Rahman mengatakan pada tahapan verfak keanggotaan partai politik, yang sedang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, tak terlepas dari pengawasan dari Bawaslu.
“Kita menerapkan formula pengawasan dengan metode pengawasan secara melekat, tujuannya untuk memastikan bahwa verifikasi berlangsung dengan ideal dan sesuai dengan standar yang berlaku,” ujar Rahman kepada benuanta.co.id, Sabtu (29/10/2022).
Hal tersebut untuk memastikan sampel data yang terekam pada Sipol sesuai dengan data keanggotaan parpol di lapangan.
Sebagaimana diketahui, jumlah sampel keanggotaan parpol yang akan di verifikasi sesuai data dari KPU Republik Indonesia yakni sebanyak 1.323 orang dari delapan parpol yang tersebar pada 21 Kecamatan di Kabupaten Nunukan.
Dengan letak geografis kecamatan di Kabupaten Nunukan yang dipisahkan antara pulau membuat pengawasan membutuhkan biaya besar dan waktu yang cukup panjang, lantaran akses yang dilalui menggunakan berbagai jenis transportasi seperti speed boat/ perahu bahkan pesawat.
“Selain menghadapi medan yang cukup sulit, seperti akses jalan dan rendah nya jaringan telekomunikasi di wilayah perbatasan kita juga dihadapan dengan minimnya jumlah SDM yang berakibat pada sulitnya membagi tim pengawasan,” ungkapnya.
Rahman menyampaikan, lantaran belum terbentuk nya Panwascam di 21 Kecamatan, karena pada penerapan pengawasan melekat, pihak Bawaslu harus mengerahkan satu petugas pada satu tim verifikator yang dibentuk oleh KPU Nunukan.
Untuk tetap memastikan verifikasi faktual berjalan sesuai aturan, pihak Bawaslu Nunukan akan konsen berkomunikasi dengan tim verifikator di lapangan.
“Dari 21 kecamatan di Kabupaten Nunukan, ada beberapa kecamatan yang belum kita disambangi, sehingga untuk memastikan wilayah tersebut tetap terverifikasi, kita akan mengunjungi dan melakukan verifikasi dengan menyesuaikan ketersediaan staf verifikator bawaslu nantinya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Matthew Gregori Nusa







