Yudisium 131 Mahasiswa PDD Politeknik Nunukan, Faridil Murad Bagikan Tiga Kiat Sukses

NUNUKAN – Sebanyak 131 mahasiswa program Administrasi Bisnis, Teknik Sipil Infrastruktur Perkotaan, Teknologi Pengelolaan Hasil Perikanan, serta Teknik Alat Berat, menjalani yudisium ke-IV yang dirangkaikan dengan acara potong tumpeng menandai Dies Natalis Program Studi Diluar Domisili (PDD) Politeknik Nunukan yang 6 tahun.

Dalam kesempatan itu, dihadiri oleh Plt. Bupati Nunukan Ir. H. Faridil Murad, SE.,MT, sekaligus membuka Yudisium dan menyematkan selempang pada mahasiswa PDD Politeknik Negeri Nunukan yang mengikuti Yudisium ke IV di Kampus PDD Politeknik Nunukan.

Juga tampak hadir, H Trisno Hadi SKM dan H. Abdul Hafid Achmad selaku penggagas atau pendiri PDD Politeknik Negeri Nunukan, Kapolres Nunukan yang diwakili oleh Wakapolres AKBP Imam Muhadi, Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Kaltara Dr. Nurbaya, Pimpinan Bumida Bumiputera, Pimpinan Bank Mandiri dan Bank BRI, serta segenap dosen pengajar, orang tua mahasiswa, dan undangan lainnya.

Baca Juga :  RSUD Nunukan Lakukan Penyesuaian Jam Pelayanan Kesehatan Selama Bulan Ramadan

Dalam pidatonya, H. Faridil Murad mengatakan, suatu pikiran yang besar tentunya akan menghasilkan hal yang besar, begitu pula sebaliknya. “Proses berpikir besar dimulai akan menghubungkan dengan pikiran anda. Anda melatih pikiran anda untuk menjelajahi lebih banyak kesempatan, dengan area yang lebih luas,” katanya, Jumat (16/10/2020).

Dalam kesempatan itu, Faridil menyampaikan kiat suksesnya kepada segenap mahasiswa peserta Yudisium yang akan segera meninggalkan bangku kuliahnya untuk memasuki dunia kerja. Tiga kiat sukses tersebut, pertama; tidak mudah kagum kepada orang lain, karena hal itu sama halnya dengan mengkerdilkan pikiran atas diri sendiri. Kiat kedua; jangan mudah mencela orang lain. “Karena kalau kita jadi pemimpin nantinya kita sama halnya menciptakan banyak anak buah penjilat, karena saling mencela,” ujar H. Faridi.

Baca Juga :  4 Ribu Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Kabupaten Nunukan

Ketiga; jangan mudah kaget. Dalam artian mudah kaget itu melihat orang dari lulusan luar Nunukan langsung kaget dengan pemikirannya, padahal kita juga ada pemikiran sendiri. “Kaget akhirnya, sudah kalah duluan. Kita harus yakin dengan diri kita, semua ada kekurangan dan kelebihan masing-masing. Jadi jangan memojokkan diri kita walaupun kuliahnya hanya di Nunukan. Yakinlah, belum tentu yang kuliah di luar Nunukan lebih hebat dari kalian yang kuliah di sini,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Hermanus Dampingi Panglima TNI Tinjau Area Latihan Militer Gabungan di Sebuku

 

Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *