benuanta.co.id, TARAKAN – Dalam rangka memperkuat pengawasan internal serta mendukung kebijakan pemerintah terkait pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, Polres Tarakan melaksanakan kegiatan tes urine terhadap personel Perwira dan Bintara di lingkungan Mako Polres Tarakan, Jumat (27/2/2026).
Kapolres Tarakan, Erwin S. Manik, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Tarakan, Rusli, IPTU Rusli, mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengawasan internal di tubuh Polri. “Tes urine ini kami laksanakan sebagai bentuk pengawasan dan penegakan disiplin internal,” ungkapnya, Sabtu (28/2/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan yang digelar di lingkungan Mako Polres Tarakan itu dipimpin langsung oleh Wakapolres Tarakan Kompol Bobi Vaski Pranata, S.I.K., bersama Ps. Kasi Propam Polres Tarakan dan personel Sipropam. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh kepada seluruh peserta yang terlibat.
“Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolres bersama Propam dan Sipropam untuk memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan akuntabel,” jelasnya.
Sebanyak 64 personel Perwira dan 35 personel Bintara mengikuti pelaksanaan tes urine tersebut. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika di lingkungan Polres Tarakan. “Total ada 99 personel yang mengikuti tes urine, terdiri dari 64 Perwira dan 35 Bintara,” paparnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, tidak ditemukan personel Polres Tarakan yang positif menggunakan narkoba. “Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan personel yang positif menggunakan narkoba,” terangnya.
Lebih lanjut disampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Instruksi Presiden Republik Indonesia terkait upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Tes urine dilakukan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan seluruh personel bebas dari penyalahgunaan barang terlarang tersebut.
“Ini adalah tindak lanjut atas Instruksi Presiden dan bagian dari upaya berkelanjutan agar seluruh personel bebas narkoba,” katanya.
Ia menegaskan kegiatan pengawasan dan pembinaan akan terus dilaksanakan secara berkala. Upaya tersebut dilakukan guna mewujudkan organisasi yang bersih, transparan, dan berintegritas. “Kami akan terus melaksanakan pengawasan dan pembinaan secara berkala,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







