benuanta.co.id, NUNUKAN – Selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 1443 H di Nunukan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Nunukan mencatat volume sampah alami peningkatan. Peningkatan ini disebabkan aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan Ramadan khususnya berjualan makanan untuk kebutuhan buka puasa maupun sahur.
Kepada Bidang Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan, Muhammad Irfan Ahmad, mengatakan lonjakan volume sampah 5 hari sebelum lebaran dan setelah lebaran.
“Penumpukan sampah itu terjadi karena 5 hari sebelum lebaran mereka bisa bersih-bersih rumah jadi ada sampah-sampah yang tidak layak di taruh di TPS banyak bermunculan membuat TPS kita hampir semua penuh,” kata Irfan, kepada benuanta.co.id, Kamis 12 Mei 2022.
Lanjut dia, TPS kapasitasnya 600 kilogram. Sangat disayangkan ada warga memasukkan sampah rumah tangga seperti karpet ke TPS mengakibatkan TPS cepat full. Walaupun begitu pekerja DLH di Nunukan tetap bekerja secara maksimal. Setiap tahunnya pasti terjadi peningkatan volume sampah.
“Armada kita hanya 12 unit, walaupun sedikit, mereka ini bekerja pagi dan sore melakukan pengangkutan sampah. Mobil pengangkut sampah dengan kapasitas 4 kubik satu kali jalan sedangkan 600 kapasitas TPS jadi dua TPS saja sudah setengah mobil, sebanyak 4 TPS mobil sudah penuh,” jelasnya.
Pengangkutan sampah lama disebabkan minimnya armada dan kapasitasnya. Peningkatan volume sampah di Nunukan sebanyak 20 ton.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







