NUNUKAN – Di tengah pandemi wabah Covid-19 siswa sekolah diwajibkan belajar dari rumah hingga ujian secara online, hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Jika melihat letak geografis kabupaten Nunukan yang terdiri dari 21 Kecamatan dengan penerapan menggunakan sistem online bahkan butuh tenaga listrik. Tak dielakkan wilayah Kabupaten Nunukan masih ada yang belum tersentuh listrik bahkan layanan internet.
Seperti Desa Panas Kecamatan Lumbis Pansiangan, mengalami kesulitan jaringan listrik dan jaringan internet.
Pelajar SMP di Nunukan sedang menghadapi ujian kenaikan kelas seperti SMPN 1 Lumbis (Mensalong) dan SMPN 3 Lumbis Ogong yang tinggal di Desa Panas, mereka mengalami kesulitan jaringan listrik dan jaringan internet karena ujiannya dilaksanakan secara online dan tidak bisa dilakukan di sekolah karena efek pandemi Covid-19.
Satgas Yonif 623/BWU Danpos Simantipal Letda Inf Anditya mengatakan seorang guru bernama Zaenudin mendatangi ke pos Simantipal untuk meminta bantuan tenaga kepada Satgas Yonif 623/BWU yang bertugas di pos Simantipal dalam mengawasi ujian.
“Selai itu, meminta bantuan jaringan listrik dan jaringan internet untuk siswi SMPN 1 Lumbis dan siswi SMPN 3 Lumbis Ogong, guna melaksanakan ujian kenaikan kelas secara online di Pos Simantipal Desa Simantipal Kecamatan Lumbis Pansiangan,” ungkapnya.
Danpos Simantipal mengutus personelnya untuk membantu pelaksanaan ujian online sebagai pengawas dan memerintahkan anggota pos mempersiapkan jaringan listrik dan jaringan internet di pos Simantipal dalam rangka ujian online siswi-siswi atas nama Tamano (15) Siswa SMPN 3 Lumbis Ogong, Blora (15) SMPN 1 Lumbis, Sahara (17) SMPN 1 Lumbis dan Luna (16) SMPN 1 Lumbis.
“Ujian kenaikan kelas ini dilakukan di pos Simantipal karena sebagai wujud bantuan kami membantu kesulitan warga masyarakat perbatasan yang membutuhkan bantuan,” kata Anditya, Sabtu (6/6/2020).
Guru Zaenudin menyebutkan ujian online yang dilaksanakan ke empat Siswi tersebut dilakukan karena efek dari Pandemi Covid 19 yang mengakibatkan SMPN 1 Lumbis (Mensalong) dan SMPN 3 Lumbis Ogong (Kecamatan Lumbis Ogong) tidak bisa melaksanakan ujian massal di lokasi Sekolah.
Kegiatan ini dilakukan karena ke empat siswi tersebut tidak ada tenaga pendidik, jaringan listrik dan jaringan internet di Desa Panas Kecamatan Lumbis Pansiangan, sehingga ia meminta bantuan ke Pos Simantipal. Ujian ini dilaksanakan selama 7 hari berturut turut sejak 4-10 Juni 2020.
“Terima kasih atas bantuan Danpos Simantipal dan anggota Satgas atas bantuannya sehingga siswi-siswi kami dapat melaksanakan ujian secara online dengan lancar,” tutupnya.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







