benuanta.co.id, MALINAU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malinau, mengirim 1 tim Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk mengikuti pelatihan pengoperasian mesin PCR yang dilakukan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) di Ibu Kota provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Kamis, 21 Oktober 2021.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinkes Malinau, dr. John Felix Rundupadang mengatakan, saat ini tim Kemenkes telah selesai melakukan instal mesin untuk alat PCR dan tinggal menunggu hasil uji coba terhadap mesin PCR.
“Saat datang mereka langsung melakukan instaling terhadap mesin PCR kita agar dapat beroperasi secara umum. Oleh karena itu kita pun menyiapkan Nakes kita untuk mengikuti pelatihan, agar siap saat menjalankan mesin PCR itu. Tapi kita harus lolos tahap uji cobanya dulu,” kata John.
Meski mesin PCR yang ada di RSUD Malinau telah diinstal, namun masalah baru datang menghantui tim Satgas Covid-19 Malinau.
Pasalnya, semenjak tren pandemi Covid-19 mengalami penurunan yang drastis. Pihak tim Satgas Covid-19 Malinau, menjadi kesulitan untuk mencari bahan untuk uji coba mesin PCR.
“Kita setidaknya butuh 20 lebih sampel Covid untuk melakukan uji coba. Tapi karena kondisi kita saat ini sudah mendekati zona hijau dan 14 pasien rawatan kita sudah sembuh, kita pun tidak memiliki bahan untuk uji coba,” ujarnya.
“Sebanarnya hal ini merupakan kabar baik untuk kita semua. Tapi, menjadi kondisi sulit untuk uji mesin PCR kita,” pungkasnya.
Meski demikian, John mengaku tak ingin hilang kesempatan dan menambahkan uji coba mesin PCR tetap bisa dilakukan. Asalkan tim Satgas Covid-19 dapat menemukan sampel Covid di daerah lain.
“Mau tidak mau, kita harus meminta sampel dengan daerah tetangga dan semoga uji coba kita berjalan dengan baik. Agar mesin PCR kita dapat dioperasionalkan secara umum,” tutupnya. (*)
Reporter : Osarade
Editor : Yogi Wibawa







