benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) dengan Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Ibrahim Ali pada Senin, 7 Maret 2022.
Kunker tersebut bertujuan untuk meninjau langsung progres pembangunan Kilang Gas Alam Cair yang dinakhodai oleh PT. Kayan LNG Nusantara di Desa Tana Merah Barat, Kecamatan Tana Lia, KTT.
Dalam sambutannya, Gubernur Kaltara menyampaikan hal ini merupakan komitmen provinsi bersama dengan pemerintah pusat dalam membangun dan menggali setiap potensi di daerah, seperti mempermudah masuknya investor.
“Kaltara saat ini memang sangat membutuhkan banyak investor swasta, untuk membangun daerah dan memajukan perekonomian kita dan tentunya kita juga berharap kepada para investor agar dapat mewujudkan ekspetasi pemerintah,” kata Gubernur.
Adanya investor swasta ini juga diharapkan tidak hanya sekedar mengeruk keuntungan pribadi dari hasil Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah di Kaltara.
Tapi juga wajib dapat memberikan efek langsung kepada pemerintah khususnya masyarakat sekitar, seperti membantu masyarakat membangun daerah dengan CSR dan memberikan kesempatan besar bagi masyarakat lokal untuk bekerja.
“Artinya masyarakat juga harus diberdayakan. Berikan mereka pelatihan untuk masuk langsung membantu perusahaan ini dan perusahaan harus komitmen dengan hal itu,” tegasnya.
Di sisi lain, bupati KTT, Ibrahim Ali juga sependapat dengan orang no 1 di Kaltara itu. Ibrahim mengatakan memberikan kesempatan untuk masuknya investor swasta di KTT sama saja dengan memberikan kesempatan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya.
“Jika PAD meningkat maka sektor pembangunan daerah lainnya juga dapat berjalan lebih baik dan kita semua sepakat dengan poin itu,” bebernya lagi.
“Begitu juga serapan tenaga lokal, harus benar-benar dapat diberdayakan oleh pihak perusahaan. Agar masyarakat juga merasa kalau kehadiran investor swasta juga sangat dibutuhkan oleh mereka,” pungkasnya.
Dengan adanya para investor swasta yang mulai masuk di KTT ini, Ibrahim pun berharap kalau hal tersebut mampu membuat Pemda KTT mewujudkan visi-misinya dalam membangun KTT.
“KTT Sehat, Mandiri, Sejahtera, Pintar dan lainnya, kita harapkan juga bisa dibantu oleh pihak swasta melalui CSR,” tutupnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Matthew Gregori Nusa







