benuanta.co.id, TARAKAN – Ahmad Ansyari, seorang balita berusia satu bulan terbaring lemah di bangsal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Jusuf SK Tarakan, setelah baru saja menjalani operasi sebagai tindakan medis untuk penyakit kelainan usus besar atau Hirschsprung yang dideritannya.
Untuk diketahui, Ahmad Ansyari merupakan anak kedua dari pasangan suami-istri, Achmad Nur Widyanyah dan Juita Sari Wardani. Mereka merupakan warga Desa Menjelutung, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Kondisinya lemah, tubuhnya kurus dengan raut wajah menahan perih usai operasi. Bagian perut sebelah kanannya memiliki lubang baru (stoma) yang dibuat menjadi pengganti anus untuk membuang feses.
Penyakit tersebut membuat bocah malang ini, tidak bisa buang air besar. Sehingga butuh tindakan medis operasi untuk kesembuhannya.
Achmad Nur Widyanyah (ayah Ahmad) menceritakan, awal mula penyakit kelainan usus besar atau Hirschsprung pada anaknya baru terlihat tiga hari setelah dia (Ahmad) lahir.
“Perutnya mulai gembung, dia juga tak bisa buang air besar, dan sediki rewel, saat itu saya bawa ke dokter anak dan langsung dirujuk ke RSUD Tarakan,” Kata Achmad, kepada benuanta.co.id, Kamis (15/12/2022).
Sang ayah mendapat keterangan dari dokter, bahwa anaknya mengalami penyakit langka dari 1 hingga 10 anak, hanya 2 anak saja yang mengidap penyakit tersebut.
Kata Achmad Nur Widyanyah, anaknya sudah kedua kalinya masuk rumah sakit. Pertama kali belum dioperasi, mengingat anaknya yang masih kecil dan baru lahir. Sehingga saat itu dilakukan pengobatan alternatif, namun diputuslah untuk operasi pertama dan sekitar 10 hari dilakukan perawatan secara intensif.
“Baru satu malam di rumah lepas jahitan bekas operasinya, sehingga organ tubuhnya ikut terkeluar semua, sehingga subuh-subuh kami bawa ke RSUD kembali, sehingga dilakukan lagi oprasi mendadak, jadi anak saya sudah dua kali operasi,” jelasnya.
Kata dia sudah sekitar satu bulanan berada di RSUD Dr. Jusuf SK Tarakan. Pada tanggal 3 November 2022, sehingga saat ini terkendala dengan biaya.
Bagi masyarakat yang ingin meringankan beban biaya pengobatan Ahmad Ansyari, telah dibuka ruang untuk melakukan donasi di Bank BNI dengan nomor rekening 0895533507, atas nama Achmad Nur widyansyah atau dapat menghubungi benuanta.co.id. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Matthew Gregori Nusa







