benuanta.co.id, TARAKAN – Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan melakukan evakuasi terhadap buaya anakan pada Rabu, 26 Oktober 2022 malam. Predator ini ditemukan di Jalan Sei Sesayap tepatnya di Station S4 penampungan minyak milik Pertamina.
Kasi PMK dan Penyelamatan, Irwan menjelaskan awalnya sekira pukul 20.37 pihaknya menerima laporan saat akan terjadi penyedotan minyak ke tanki truck vakum namun muncul seekor buaya di samping tempat penampungan.
“Lalu drivernya menghubungi security dan security menghubungi kami, dan kami langsung menuju ke lokasi,” sebutnya saat dikonfirmasi, Kamis (27/10/2022).
Saat tiba di lokasi, hanya membutuhkan waktu 10 menit seekor buaya kecil pun mampu diatasi pihaknya. Irwan melanjutkan adapun panjang dari buaya tersebut 1,50 centimeter, dengan berat 30 kilogram dan berumur kurang lebih 1 tahun.
“Buayanya langsung kami serahkan ke penangkaran, kami mau lepas liarkan lokasinya juga gak ada. Takutnya nanti kembali ke pemukiman, kalau kita taruh di penangkaran tidak menggangu masyarakat,” bebernya.
Menurutnya, buaya dapat masuk ke wilayah pemukiman karena buaya mencari makanan seperti ikan. Buaya cenderung mengejar calon mangsanya yang membuat nya masuk ke pemukiman.
Sepanjang 2022, pihaknya mencatat terdapat 5 kasus evakuasi buaya yang telah pihaknya lakukan. Kasus pertama didapati 2 buaya di wilayah Embung Persemaian dengan panjang sekitar 4 meter, lalu di samping rumah warga area Tempat Pembuangan Akhir (TPA), lalu di pintu tambak di wilayah Karang Harapan.
“Kita dalam mengamankan itu harus safety tidak boleh gegabah, dan itu ya pasti diperairan dan mungkin karena mengejar ikan terus lama tidak teridentifikasi oleh manusia pastinya sudah berkembang biak, karakteristik nya ya masih banyak buaya di wilayah Tarakan,” tutup Irwan.(*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







