benuanta.co.id, TARAKAN – Taman Makam Pahlawan (TMP) Dwikora, setiap tahunnya pasti akan ramai dikunjungi peziarah. Sehari sebelum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 ini, petugas makam turut memastikan kebersihan dan keamanan di sekitar makam pejuang bangsa ini.
Tepat sore menjelang petang, tampak petugas Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan masih memasang bendera merah putih dan umbul-umbul yang mewarnai suasana malam tersebut.
Informasi yang diperoleh pewarta benuanta.co.id saat di lokasi, besok Rabu (17/8/2022) TMP ini digelar upacara penghormatan.
“Besok akan dilakukan ziarah oleh Walikota Tarakan dan forkopimda. Biasanya selepas Upacara HUT RI oleh pemerintah, lanjut ziarah ke sini (TMP). Sebelumnya, biasa ada upacara singkat sebelum ziarah di depan gapura TMP,” jelas Staf Umum Dinsos Tarakan kepada benuanta.co.id, Selasa petang (16/8/2022).
Pria yang merupakan cucu dari juru makam pahlawan ini, menjelaskan sebanyak 27 makam yang di TMP Dwikora. Terdapat dua versi makam yakni TMP dan Taman Bahagia.
“Di dalam gapura itu TMP yang di luar gapura Taman Bahagia. Kalau yang di dalam itu dapat bintang jasa nararia, kalau Taman Bahagia itu ada jasa penghormatannya tapi tidak termasuk pahlawan,” tambahnya.
Jauh hari sebelumnya, para petugas makam telah mempersiapkan dan membersihkan seluruh lokasi makam. Sehingga bila peringati hari-hari besar, TMP Dwikora selalu siap sesuai prosedur.
“Jadi kalau ada acara besar, tidak susah bersihkannya, yang kurang tinggal pasang bendera saja,” jelas dia.
Antusias masyarakat Tarakan maupun pendatang, pun kerap mengunjungi TMP ini. Tak jarang setiap peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia, hari raya keagamaan dan setiap pekannya selalu dikunjungi peziarah.
“Setiap peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia, bulan Ramadhan dan hari keagamaan pasti ramai peziarah. Selesai kegiatan pemerintahan dan TNI-POLRI, boleh saja masyarakat berkunjung ziarah. Yang penting izin dulu ke petugasnya, ini kan terbuka untuk umum. Tapi harus saling menjaga, terutama kebersihan,” tutup Ardiansyah. (*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa







