benuanta.co.id, TARAKAN – Meninggalnya dr. Lois Owien di Kota Tarakan, menyisakan duka lara bagi sanak keluarga dan kerabat dekatnya. Mendiang dokter itu, selama 2 bulan ini telah berada di Tarakan tempat asal ia dan keluarganya.
Publik cukup dikejutkan atas meninggalnya dokter asal Kaltara yang terkenal di kancah nasional ini.
Hingga kini, jenazah dr. Lois Owien disemayamkan di kediamannya di Jalan Anggrek, RT 16, Nomor 16 A Kelurahan Karang Anyar.
Adik dari dr. Lois bernama Rano menjelaskan, sang kakak tutup usia karena alami sakit yang diderita selama beberapa waktu. Dokter lulusan Universitas Kristen Indonesia (UKI) ini pun kata Rano telah menjalani pengobatan oleh selama 2 bulan di Kota Tarakan.
Sebelumnya, dr. Lois telah lama berdomisili dan beraktivitas di Jakarta.
“Almarhumah dr. Lois meninggal sekitar jam 11.00 WITA, di rumah. Dokter Lois alami sakit seperti kanker,” ucap Rano Hendri kepada benuanta.co.id, pada Senin malam (6/6/2022).
Menurut pihak keluarga, dr. Lois telah berjuang melawan sakitnya, namun kehendak Tuhan berkata lain.
“Memang dia sakit. Sakitnya beliau ini sudah 2 bulan yang lalu. Beberapa kali bolak-balik kontrol di rumah sakit dan transfusi darah selama 2 bulan ini,” tambah Rano.
Pantauan benuanta.co.id, di rumah duka pada Senin malam, beberapa karangan bunga pun mewarnai halaman rumah dr. Lois.
Pihak keluarga dr. Lois, menyepakati pemakaman jenazah dilangsungkan pada Hari Rabu (8/6/2022). Hal itu pun sembari menunggu kedatangan keluarga dari Krayan dan Kabupaten Tana Tidung (KTT).
“Akan dimakamkan di Pemakaman Nasrani Kelurahan Kampung Satu,” tutupnya. (*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa







