benuanta.co.id, TARAKAN – Meski penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan satu rumah di Jalan Rawa Sari Indah, RT 2 Kelurahan Karang Harapan pada Jumat, 11 Maret 2022 siang masih dalam penyelidikan. Pemilik rumah, yakni Tohari (38) menyebutkan saat kejadian terdapat aliran gas alam yang sedang aktif dan beberapa tabung gas elpiji tersebut.
Hanya saja pada saat kejadian, posisi tabung elpiji yang berisi berada di ruang tamu dan lainnya ada di ruang tengah.
“Di rumah memakai gas alam. Tabung gas elpiji 3 kilogram juga ada 6 tabung tetapi tidak dipakai, yang terisi hanya 1 tabung. Dulunya digunakan untuk berdagang martabak, hampir setahun sudah tidak dipakai,” sebut Tohari kepada benuanta.co.id.
Berita Terkait : Lagi Makan Siang, Rumah Tahari Hangus Terbakar
Lanjut Tohari, api diduga pertama kali berasal dari bagian plafon dapur rumahnya. Adanya angin yang cukup kencang membuat api begitu cepat menghanguskan kediamannya. Beruntung petugas PMK dibantu warga sekitar sigap memadamkan api agar tak menjalar ke rumah warga lainnya.
“Angin juga kencang, ya jadi tidak sampai setengah jam api semakin besar,” tambahnya.
Kendati kejadian ini tak menimbulkan korban jiwa, Tohari mengaku kebakaran ini merugikan ia beserta 4 sanak keluarganya yang menghuni di rumah tersebut. Sebab, seluruh perabotan yang ada di rumah tersebut tak bisa dievakuasi dari amukan si jago merah.
Sementara itu Analis Kebakaran PMK Tarakan, Hendri menungkapkan api dengan cepat melahap lantaran bangunan tersebut berbahan kayu.
“Awalnya titik api diduga berasal dari belakang rumah bagian atas. Pas ada ledakan kita menduga itu saat api sudah besar dari atas, mengarah ke samping dekat gas alam lalu ada suara seperti ledakan” tutup Hendri. (*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor : Yogi Wibawa







