benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah terus melakukan upaya dalam hal Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang melibatkan salah satu sektor yakni Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Sekretaris Daerah Kota Tarakan, Hamid Amren mengatakan dalam pemulihan ekonomi ini, pelaku usaha dituntut kreatif untuk bertahan di tengah Pandemi.
“Maka ini (UMKM) yang harus terus kita dorong untuk eksistensi nya,” katanya, Ahad (27/2/2022).
Terlebih daerah Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan daerah perbatasan. Dalam hal ini juga Pemerintah Kota Tarakan melalui Perumda Tarakan Aneka Usaha juga telah memfasilitasi kegiatan ekspor barang.
“Bagaimana kalau produk UMKM bisa nebeng juga ke Filipina disalah satu kontainernya, setiap kapal berangkat ada 6 kontainer, kalau bisa 1 kontainer bisa mengangkut produk UMKM,” tuturnya.
Hamid yang juga menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan ini menghimbau kepada seluruh pelaku UMKM agar dapat memahami kebutuhan konsumen. Pemahaman ini didapat dengan cara memperluas pasar dan riset pasar.
“Produk yang bagus adalah yang diinginkan konsumen, kita keliling kalau tidak sesuai keinginan kita tidak beli. Demikian juga masyarakat,” tukas Hamid.
“Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 sebesar 4.02 persen, kemudian pada triwulan keempat 6.49 ini adalah kontribusi yang didalamnya didorong oleh UMKM,” sambungnya.
Tidak hanya memahami kebutuhan konsumen, para pelaku UMKM juga harus bertransformasi dalam perdagangan digital.
“Harus bisa beradaptasi, pemerintah juga telah memfasilitasi itu melalui Bukalapak atau Tokopedia jadi bisa sampai ke luar daerah juga,” tutupnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







