benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan melakukan berbagai antisipasi dalam mencegah lonjakan penumpang pada momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Titik lokasi yang menjadi sorotan salah satunya pelabuhan Malundung yang melayani perjalanan kapal ke luar daerah.
Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan, Hermawan mengatakan pihaknya melakukan pengawasan terhadap embarkasi dan debarkasi selama beberapa hari terakhir. Namun kegiatan pelabuhan ini tak seramai tahun-tahun sebelumnya.
“Mungkin sudah paham, kesadaran masyarakat untuk tidak kemana-mana dan kami lihat prokesnya juga ketat kemarin,” kata Hermawan kepada benuanta.co.id, Jumat (24/12/2021).
Hermawan menjelaskan pada momen Nataru ini jumlah penumpang juga turun hingga 30 persen, meskipun Kementrian Perhubungan sempat memperkirakan adanya lonjakan penumpang yang cukup besar.
“Kalau perkiraan peningkatan itu kan secara umum, tidak secara wilayah. Jadi tidak hanya laut, ada udara, darat juga seperti kereta api,” ujarnya.
Meski begitu, ia tetap melakukan antisipasi terhadap penumpang yang hendak bepergian yakni dengan mengikuti peraturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
“Tetap kita sampaikan ke pengguna jasa, memang tidak ada penyekatan tapi pengetatan. Contohnya prokesnya harus vaksin dua kali baru bisa antigen, kalau belum vaksin dua kali pakai PCR, begitu,” terangnya.
KSOP Kelas III Tarakan juga mengajak para instansi khususnya TNI-Polri untuk dapat bersinergi dan melaksanakan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. (*)
Reporter : Endah Agustina
Editor : Yogi Wibawa







