benuanta.co.id, TARAKAN – Tenaga kesehatan di Kota Tarakan akan mendapatkan suntikkan vaksin booster dosis ketiga. Plt Direktur Utama RSUD Tarakan, dr. Franky Sientoro, Sp.A mengatakan proses vaksinasi tersebut akan dilakukan Senin (9/8/2021) mendatang.
“Iya sudah bisa divaksin, mudah-mudahan Senin sudah bisa kita lakukan untuk semua nakes,” kata dr. Franky Sientoro, Sp.A kepada benuanta.co.id, Jumat (6/8/2021).
Rencananya, vaksinasi dosis ketiga ini akan menyasar sekitar 1.400 nakes yang siap untuk divaksin. Namun bagi nakes terkonfirmasi Covid-19 atau yang masih melakukan vaksin dosis pertama, dipastikan tak dapat disuntikkan vaksin booster.
“Kemudian juga kalau habis vaksin kedua yang jaraknya belum tiga bulan kita tunggu dulu sampai tiga bulan,” imbuhnya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltara ini menjelaskan, sementara ini tak semua nakes akan disuntikkan vaksin booster. Sebab, pihaknya juga akan memilah nakes yang akan divaksin kembali ini dengan skala prioritas. Misalnya saja nakes yang memiliki catatan sering kontak langsung dengan pasien.
“Kalau saya ngaturnya yang sering kontak pasien, (seperti) di IGD, di ICU juga,” jelasnya
Sedangkan pencampuran vaksin antara Sinovac dan Moderna yang akan dilakukan ini menurut Franky tak akan menjadi masalah. Bahkan, efektifitasnya perlindungan terhadap Covid-19 jauh lebih ampuh.
“Sinovac ke moderna tidak jadi masalah, proteksinya 83 sampai 95 persen lebih bagus lagi,” tegasnya.
Sekadar informasi, Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) memastikan belum ada efek samping atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) berbahaya yang ditemukan pada vaksinasi yang mencampur merek vaksin Sinovac dan Moderna. (*)
Reporter : Endah Agustina
Editor : Yogi Wibawa/Ramli







