Pola Penyeludupan Narkotika ke Lapas Gunakan Drone, Ada Indikasinya Melalui Lemparan

TARAKAN – Sudah menjadi rahasia umum Narapidana (Napi) yang menghuni Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Indonesia memiliki latar belakang kasus narkotika. Termasuk ruang sel di Lapas Kelas II A Tarakan sebagian besarnya merupakan Napi narkotika.

Pola penyeludupan narkotika dari luar ke dalam Lapas dengan melalui lemparan melewati dinding juga kini telah bergeser dengan memanfaatkan teknologi. Salah satunya dengan menggunakan drone sebagai media penyelundupannya.

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Akan Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis di Posko Operasi Ketupat

“Kita lebih banyak melakukan pendekatan dengan penegak hukum misalnya BNN, Polri, BIN dan lain sebagainya. Jadi kalau ada informasi seperti itu (penyeludupan narkotika), kita sama-sama untuk selesaikan,” ujar Kalapas Kelas II A Tarakan, Yosef Benyamin Yambise kepada benuanta.co.id, Kamis (1/4/2021)

“Kalau ada narapidana menggunakan hp untuk berkomunikasi membangun untuk jaringan narkoba dan jika ada temuan dari Polres, Polda atau BNN kita welcome, silahkan diproses. Karena untuk memiliki alat seperti itu (anti drone) susah dan kita tidak ada. Kalau bandara yang punya x-ray aja tembus (lolos) ya,” tambahnya.

Baca Juga :  Zakat Profesi Jadi Penyumbang Terbesar di BAZNAS Tarakan

Apalagi lingkungan Lapas Tarakan sendiri diketahui sangat padat dengan kawasan penduduk, indikasi penyeludupan narkotika diakui Yosep memang rawan terjadi.

“Kalau menggunakan drone tidak ada. Tetapi penyeludupan dengan lemparan dari luar ke dalam Lapas itu informasi dari masyarakat memang ada, bahkan dari instansi penegak hukum ada informasi seperti itu. Kita coba untuk melakukan mitigasi untuk mencegah,” akunya.

Baca Juga :  BPOM Tarakan Intensifkan Pengawasan Kue Lebaran, UMKM Diminta Cantumkan Label P-IRT

“Intinya lingkungan Lapas baik akses jalan dan pemukiman sangat tidak mendukung. Itu ada kerawanan disitu, apapun cara dibuat dengan keterbatasan fasilitas baik Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai secara kualitas dan kuantitas sangat minim,” tukasnya.(*)

Reporter : Yogi Wibawa

Editor : Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *