TARAKAN – Polairud Polda Kaltara beserta KSOP Tarakan dan Basarnas menggelar konferensi pers terkait kejadian kecelakaan laut di perairan Juata Laut kepada awak media, Rabu (10/3) sekira pukul 12.30 Wita.
Direktur Polairud Polda Kaltara Bambang Wiriawan menuturkan, telah terjadi kecelakaan laut di wilayah perairan Juata Laut Kota Tarakan, di depan Dermaga Ayung antara SB Dewa Sebakis 2 dengan perahu ketinting yang mengakibatkan dua korban dari perahu ketinting meninggal dunia usai kejadian.
Diketahui, pukul 08.30 Wita, SB Dewa Sebakis 2 berangkat dari Tarakan tujuan ke Nunukan dengan jumlah penumpang 47 orang dan ABK 4 orang. Sekira pukul 09.00 Wita SB Dewa Sebakis 2 sampai di perairan Juata Laut.
“SB Dewa Sebakis 2 bertemu dengan perahu ketinting yang diawaki Pamma dan (istrinya) Hasiyah bersenggolan dengan SB Dewa Sebakis 2 dari arah kiri sehingga mengakibatkan tabrakan yang mengakibatkan perahu ketinting pecah dan tenggelam ke laut,” ungkap Bambang.

Kemudian langkah yang diambil ABK SB Dewa Sebakis 2 menyelamatkan awak perahu ketinting ke atas SB Dewa Sebakis 2 menuju ke dermaga Polairud Polda Kaltara untuk selanjutnya dilarikan ke RS Bhayangkara. Namun, kedua korban meninggal dunia.
Kedua korban merupakan warga Juata Laut yang berdomisili di jalan P. Aji Iskandar RT 15 Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan. Keduanya merupakan nelayan. Kasus ini masih ditangani pihak yang berwenang.
Sementara itu, motoris SB Dewa Sebakis 2 dan 3 orang ABK telah dilakukan penahanan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kejadian tersebut. Tak hanya itu, barang bukti berupa armada SB Dewa Sebakis 2 telah ditahan.(*)
Identitas korban:
Nama : Pamma
Jenis kelamin : Laki-laki
Tempat/Tgl Lahir : Maros, 31 Desember 1947
Pekerjaan : Nelayan
Alamat : Jl. P. Aji Iskandar RT 15 Juata Laut Kota Tarakan
Nama : Hasiyah
Jenis kelamin : Perempuan
Tempat/Tgl Lahir : Teko Labua, 31 Desember 1965
Pekerjaan : Nelayan
Alamat : Jl. P. Aji Iskandar RT 15 Juata Laut Kota Tarakan
Reporter: Kristianto/Matthew G.N
Editor: Ramli







