TANJUNG SELOR – Sebelum pemberangkatan Batalyon Raider 613/Raja Alam untuk penugasan di Papua, semua prajurit kini menjalani pelatihan di satu lokasi yang suasananya dibuat semirip mungkin dengan kondisi di Papua. Melihat kesiapan para prajuritnya, Pangdam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto pun bertandang ke Brigif 24 Bulungan Cakti untuk memberikan dorongan motivasi.
“Jadi satuan yang ada Kodam Mulawarman itu ada beberapa satuan, yang sudah berangkat ke Papua itu Yonif Mekanis 611/Awang Long yang melaksanakan pengamanan perbatasan di Merauke,” ungkap Mayjen TNI Heri Wiranto kepada benuanta.co.id.
Kemudian satuan Yonif 614/Raja Pandhita di Malinau telah berada di sektor barat untuk pengamanan perbatasan RI Malaysia. Lalu yang dipersiapkan oleh Kodam VI Mulawarman adalah Batalyon Raider 613/RJA yang berkedudukan di Tarakan dalam rangka Operasi Pinang Sirih.
“Kalau 613 Raja Alam ini dipersiapkan untuk tugas di Papua. Satuan ini untuk mendukung satuan-satuan yang ada di sana. Karena berkualifikasi raider, maka disiapkan untuk mobile,” ucapnya.
Pangdam berharap agar prajurit telah dipersiapkan dengan baik. Karena mekanismenya harus disiapkan, untuk itu latihan pra tugas dilaksanakan di Bulungan. “Kita adakan pelatihan ini di Tanjung Selor. Di mana medannya memang sedikit menyerupai medan yang ada di Papua,” jelasnya.
Heri mengatakan, yang siap diberangkatkan ada 450 prajurit, dengan 1 satgas dimulai dari komandan Batalyon hingga unsur personel. Direncanakan pemberangkatan dilaksanakan pada bulan Maret-April 2021 mendatang. “Kita menunggu perintah dari Mabes TNI, karena setelah latihan ini siap, kita laporkan kesiapannya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : M. Yanudin







