Yansen TP: 71 Tahun GMKI, Jadilah Garam dan Terang Bagi Indonesia

TARAKAN – Bertambahnya usia Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ke-71 Tahun, mendapat respon dan harapan dari Dr. Yansen Tipa Padan, M.Si sebagai orang yang pernah bergelut di Organisasi Mahasiswa yang memiliki 107 Cabang Se-Indonesia.

GMKI yang berdiri pada 9 Februari 1950 dan kini telah berusia 71 tahun. Menurut sejarah, cikal bakal berdirinya sejak 28 Desember 1932.

Tak hanya itu, peran serta GMKI dinilai berkelanjutan membangun bangsa melalui distribusi kader.

Baca Juga :  Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026

Wakil Gubernur Kaltara yang akan dilantik pada 12 Februari mendatang ini berharap GMKI selalu meneguhkan komitmen kebangsaannya.

“Di 71 tahun GMKI, saya mendorong agar GMKI terus melahirkan kader-kader yang cinta tanah air dan bangsa. Sebagai generasi muda Kristen yang berkebangsaan Indonesia, GMKI jangan berhenti merajut tali persatuan dan kesatuan bangsa”, ujar penulis buku Kaltara Rumah Kita kepada Benuanta.co.id.

Bupati Malinau dua periode tersebut menjelaskan arti membangun bangsa dari GMKI ialah membangun kaderisasi yang unggul.

Baca Juga :  Video Viral Dugaan Asusila di Taman Oval Ladang, Ini Respons Pemkot Tarakan

“Semua agama tentu mengajarkan kebaikan. Saya berpesan kepada GMKI, jalankanlah kaderisasi dengan nilai Kekristenan dan KeIndonesiaan mulai dari diri setiap kader, komunitas hingga negara.

“GMKI telah teruji lebih dari setengah abad untuk hidup bersama ditengah keberagaman bangsa. Untuk itu, lakukanlah itu mulai dari lingkungan sekitar kita terutama untuk Kaltara”, sambung Yansen pada Selasa, (09/02/2021).

Yansen mengatakan bahwa membangun bangsa juga melekat pada ajaran Kristiani.

Baca Juga :  H-7 Lebaran, Cabai dan Bawang di Pasar Tenguyun Tarakan Alami Kenaikan Harga

Kata dia, setiap anak bangsa mempunyai tanggung jawab merawat persatuan dan membangun bangsa.

Penulis 12 buku tersebut meminta GMKI agar adaptif bergerak di tengah tantangan dan perubahan zaman.

“Nilai dasar GMKI tetaplah sama dari dulu, sekarang dan seterusnya. Namun, GMKI harus adaptif ditengah zaman yang dinamis ini. Gunakan potensi akademis dan rekonsiliasi nilai positif dimanapun kader-kader berada”, tuntas Senior GMKI tersebut.(*)

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *