Karantina Pertanian Tarakan Kembali Mendapat Apresiasi dari BNN Kota Tarakan

TARAKAN – Karantina Pertanian Tarakan kembali mendapat apresiasi dari BNN Kota Tarakan untuk kedua kalinya. Apresiasi tersebut diberikan atas sinergi aktif sebagai instansi vertikal di Kota Tarakan dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pengedaran Gelap Narkotika Tahun 2020, Selasa (26/01).

Pada kesempatan yang sama, sebagai wujud komitmen taat hukum dan bekerja penuh integritas dengan bersih dari penyalahgunaan narkotika seluruh ASN lingkup Karantina Tarakan mengikuti screening tes narkoba.

Baca Juga :  Makna Catur Brata Penyepian, Esensi Pengendalian Diri dalam Nyepi 2026

Seluruh Pegawai mulai dari Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional dan Umum melakukan tes urin yang diuji langsung oleh Tim BNN Kota Tarakan bertempat di Aula BKP Kelas II Tarakan.

Sebelum dilakukan tes narkoba BNN mengawali acara dengan sosialisasi berkonsep dialog interaktif didampingi oleh Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan drh. Akhmad Alfaraby.

Baca Juga :  Parade Musik Sahur 2026 Tarakan Meriah, Ratusan Peserta Ramaikan Jalan Kota

BNN Kota Tarakan diwakili oleh Hardhiansyah, SH., MH. menyampaikan mengenai pencegahan, pemberdayaan, penindakan, dan rehabilitasi yang dialami pengguna narkoba kepada seluruh pegawai Karantina Tarakan.

Selanjutnya dilakukan pengujian tes urin kepada seluruh pegawai Karantina Tarakan. Berdasarkan hasil uji urin, seluruh pegawai lingkup BKP Kelas II Tarakan dinyatakan negatif narkoba.

Drh. Alfaraby selaku Kepala Balai mengapresiasi seluruh personilnya karena dinyatakan bebas dari penyalahgunaan narkoba oleh BNN Kota Tarakan.

Baca Juga :  Tarakan Waspada Banjir Rob Jelang Lebaran

“Seluruh Pegawai BKP Kelas II Tarakan dinyatakan negatif narkoba, ini merupakan salah satu bukti integritas kita sebagai ASN, jadi harus dipertahankan. Saya sangat mengapresiasi hal tersebut” ujar drh. Alfaraby.(*)

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *