Jembatan Program KOTAKU di Selumit Pantai Roboh, Ini Dugaan Penyebabnya

TARAKAN – Hari ini, Senin (14/12/2020) sebuah jembatan dari program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di kelurahan Selumit Pantai, RT 21 roboh sekitar pukul 11.00 wita, berikut dugaan penyebabnya.

Untuk diketahui, jembatan tersebut merupakan salah satu bangunan dari program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), program Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan dana yang berasal dari APBN.

Baca Juga :  Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026

Seorang tokoh adat, pemangku Lembaga Adat Tidung Ulun Pagun, H. Abdullah (75) yang kebetulan berkediaman tepat didepan jembatan program KOTAKU, menjadi saksi detik-detik robohnya jembatan setinggi 7 meter tersebut.

“Jembatan tersebut ambruk pada pukul 11.00 wita, kita duga penyebabnya berasal dari kayu penyangganya yang kurang kuat, karena waktu ambruk terdengar kayu patah duluan,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Senin (14/12/2020).

Baca Juga :  Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Ramadhan, Sediakan Sembako Lebih Terjangkau

“Dua orang tukang yang mengalami luka, saat itu terlihat tengah mengecor bagian atas jembatan dengan semen, waktu roboh salah satunya lompat ke sungai dan salah satunya sempat menggantung di pondasi jembatan,” sebutnya.

H. Abdullah menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut sudah berjalan sekitar lebih dari 3 minggu, pembangunan berjalan cepat dengan tenaga sekitar 20 orang tukang.

Baca Juga :  312 Personel Gabungan Disiagakan, Kepolisian Diminta Proaktif Selama Pelayanan Operasi Ketupat

Jembatan tersebut juga diperkirakan akan rampung dan dapat digunakan pada minggu ini, namun karena musibah, mungkin penyelesaiannya bisa menjadi memakan waktu lebih lama.

“Jika jembatan ini selesai, akan menjadi penghubung antara kelurahan Selumit Pantai dan Karang Rejo, tentu akan memudahkan akses masyarakat, saya harap jembatan ini cepat selesai,” tutupnya.(*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *