Kecepatan Angin 10–20 Knot, BMKG Tarakan Ingatkan Risiko Gelombang untuk Perahu Kecil

benuanta.co.id, TARAKAN – BMKG mengingatkan potensi dampak gelombang laut terhadap aktivitas pelayaran, khususnya bagi perahu kecil di wilayah perairan Kalimantan Utara (Kaltara).

Kepala BMKG Tarakan, M. Sulam Khilmi menyampaikan, kecepatan angin di wilayah utara Indonesia, termasuk Kaltara, saat ini berkisar antara 10 hingga 20 knot. Kondisi ini turut memengaruhi dinamika gelombang laut di perairan.

“Walaupun belum masuk kategori gelombang tinggi, kisaran 0,7 sampai 0,9 meter itu cukup berdampak untuk perahu-perahu kecil atau speed kecil, sehingga perlu dipersiapkan dengan matang,” ujarnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini BMKG belum merilis peringatan dini gelombang tinggi. Namun demikian, kondisi gelombang yang tergolong rendah tetap perlu diwaspadai, terutama oleh nelayan dan pengguna transportasi laut skala kecil.

Baca Juga :  Cuaca Panas, Satu Titik Hospot Hampir Picu Karhutla di Tarakan

Sementara itu, berdasarkan infografis prakiraan cuaca maritim dari Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan, kondisi perairan Tarakan pada Jumat, 27 Maret 2026 didominasi cuaca berawan, mulai dari cerah berawan hingga berawan tebal.

Suhu udara berada pada kisaran 27 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 77 hingga 83 persen. Pada malam hari sekitar pukul 23.00 WITA, diperkirakan terjadi udara kabur (mist).

Kecepatan angin pada periode ini relatif lebih rendah, yakni 4 hingga 9 knot dengan hembusan (gust) mencapai 11 hingga 18 knot. Tinggi gelombang terpantau sangat tenang di kisaran 0,1 hingga 0,5 meter, sementara kecepatan arus laut berkisar 1,13 hingga 1,44 knot.

Baca Juga :  1.130 Pengunjung Padati Lapas Tarakan di Momen Idulfitri, Petugas Perketat Pengawasan

Memasuki Sabtu, 28 Maret 2026, cuaca diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu udara antara 26 hingga 28 derajat Celsius dan kelembapan rata-rata 79 persen. Suhu permukaan laut berada di angka 32 derajat Celsius.

Angin bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan 4 hingga 9 knot dan gust mencapai 17 knot. Tinggi gelombang mengalami peningkatan ke kisaran 0,5 hingga 1,25 meter.

Kemudian pada Ahad, 29 Maret 2026, kondisi cuaca masih didominasi hujan ringan dengan suhu antara 25 hingga 28 derajat Celsius dan kelembapan sekitar 82 persen. Suhu permukaan laut sedikit menurun menjadi 31 derajat Celsius.

Baca Juga :  Hari Pertama Masuk Kerja, Pemkot Tarakan Pastikan Pelayanan Kembali Normal

Kecepatan angin berada di kisaran 3 hingga 7 knot dengan gust hingga 18 knot, yang bergerak dari arah barat daya. Tinggi gelombang kembali menurun ke kategori rendah, yakni 0,1 hingga 0,5 meter, dengan kecepatan arus laut berkisar 1,09 hingga 1,56 knot.

Secara umum, kondisi perairan Tarakan masih tergolong aman. Namun BMKG menekankan, gelombang rendah tetap berpotensi menimbulkan risiko bagi perahu kecil, sehingga kewaspadaan dan persiapan pelayaran tetap menjadi hal utama. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *