benuanta.co.id, TARAKAN – Memasuki hari ketiga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan tetap membuka layanan kunjungan bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (23/3/2026).
Layanan yang berlangsung di ruang kunjungan serbaguna ini menjadi momen penting bagi para WBP untuk bersilaturahmi dan melepas rindu dengan keluarga, meski berada dalam keterbatasan.
Kepala Lapas Tarakan, Jupri, mengatakan layanan kunjungan selama momen Lebaran mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah pengunjung yang mencapai ribuan orang dalam dua hari pertama.
“Berdasarkan data yang dihimpun, di hari pertama tercatat sekitar 1.130 orang pengunjung, kemudian hari kedua mencapai 1.083 orang. Dan pelayanan ini tetap kami laksanakan hingga hari ketiga Idul Fitri pada 23 Maret 2026,” sebutnya.
Ia menegaskan, pelayanan kunjungan di hari raya merupakan bagian penting dari fungsi pemasyarakatan yang tidak terpisahkan, sekaligus bentuk komitmen memberikan pelayanan publik yang optimal.
Selama pelaksanaan kunjungan, pihak Lapas tetap menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dengan mengutamakan aspek keamanan dan ketertiban.
Jupri juga memastikan seluruh layanan diberikan secara humanis, tanpa diskriminasi, serta bebas dari pungutan liar.
“Seluruh personel kami siagakan selama momen Lebaran, tidak ada petugas yang cuti khususnya H-7 hingga H+7. Ini sesuai dengan surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan,” tegasnya.
Kebijakan tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk dedikasi petugas dalam menjaga kualitas pelayanan publik, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.
Jupri turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina






