benuanta.co.id, TARAKAN – Sebanyak 36 kendaraan hias memeriahkan Pawai Takbir dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Tarakan, Jumat (20/3/2026) malam.
Pawai takbir tersebut secara resmi dilepas oleh Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, bersama unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Khairul menyampaikan, pawai takbir ini menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadan sekaligus menyambut datangnya 1 Syawal.
“Alhamdulillah malam hari ini kita bersama Forkopimda dan undangan lainnya baru saja melepas Pawai Takbir 1447 Hijriah. Ini menandai bahwa kita telah menyelesaikan Ramadan dan memasuki 1 Syawal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah peserta yang terdaftar secara resmi sebanyak 36 kelompok, meskipun di lapangan terdapat juga peserta tambahan yang ikut memeriahkan pawai.
“Yang terdaftar tadi 36. Tapi ada juga peserta yang tidak mendaftar ikut bergabung, ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyambut Idulfitri,” jelasnya.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat mencerminkan kegembiraan kolektif usai menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Ia juga mengungkapkan, pada keesokan harinya masyarakat akan melaksanakan Salat Idulfitri di masjid maupun lapangan terbuka sesuai kondisi masing-masing.
“Atas nama Pemerintah Kota Tarakan, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.
Tak hanya itu, Khairul juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam takbiran dengan penuh kegembiraan namun tetap menjaga ketertiban dan keamanan.
Khairul menegaskan, masyarakat dipersilakan merayakan malam kemenangan setelah menjalankan ibadah Ramadan selama satu bulan, namun tidak dengan euforia yang berlebihan.
“Kepada seluruh masyarakat, silakan menikmati malam takbiran dengan kegembiraan. Tapi harapan kita tidak dengan euforia berlebihan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengisi malam takbiran dengan kegiatan ibadah seperti takbir, tahlil, dan tahmid sebagai bentuk penyempurnaan ibadah Ramadan.
“Perbanyak takbir, tahlil, dan tahmid kepada Allah SWT, sehingga ibadah Ramadan kita bisa lebih sempurna,” terangnya.
Selain itu, ia mengingatkan peserta pawai dan masyarakat umum untuk menjaga ketertiban berlalu lintas guna menghindari potensi gesekan antar pengguna jalan.
“Harap dijaga ketertiban berlalu lintas dan menghormati pengguna jalan lainnya agar tidak terjadi gesekan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina







