Penumpang Angkutan Laut Lebaran di Tarakan Diprediksi 26 Ribu Orang

benuanta.co.id, TARAKAN – Arus penumpang angkutan laut di Tarakan pada masa Angkutan Lebaran (Angleb) Tahun 2026 diperkirakan mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Otoritas pelabuhan memprediksi jumlah penumpang yang akan menggunakan transportasi laut selama periode mudik tahun ini mencapai puluhan ribu orang.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tarakan, Stanislaus W. Wetik, mengungkapkan estimasi sementara jumlah penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai 26.166 orang. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 25 persen dibandingkan tahun lalu.

“Perkiraan sementara jumlah penumpang pada masa Angleb Tahun 2026 adalah sebesar 26.166 orang atau naik sekitar 25 persen dari tahun lalu,” ungkapnya, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi laut untuk melakukan perjalanan mudik. Kondisi geografis wilayah kepulauan menjadikan moda transportasi laut masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat di Tarakan dan sekitarnya.

Baca Juga :  Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Ramadhan, Sediakan Sembako Lebih Terjangkau

“Angka tersebut merupakan proyeksi sementara berdasarkan tren pergerakan penumpang pada periode sebelumnya,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, penyelenggaraan Posko Angkutan Laut Lebaran di Tarakan akan berlangsung selama 18 hari. Posko tersebut mulai beroperasi pada pertengahan Maret hingga akhir Maret 2026 sebagai pusat pemantauan aktivitas penumpang di pelabuhan.

“Posko Angkutan Laut Lebaran dilaksanakan mulai 13 Maret sampai dengan 30 Maret 2026 selama 18 hari,” katanya.

Selama periode tersebut, terdapat tiga pelabuhan utama di Tarakan yang dijadikan sebagai lokasi posko pelayanan dan pemantauan arus penumpang. Ketiga pelabuhan ini menjadi titik penting bagi aktivitas keberangkatan maupun kedatangan penumpang selama masa mudik.

“Posko ditempatkan di Pelabuhan Malundung Tarakan, Pelabuhan Penyeberangan Ferry Juata Tarakan, serta Pelabuhan Tengkayu I Tarakan,” paparnya.

Selain memantau arus penumpang, rangkaian kegiatan dalam penyelenggaraan posko juga diawali dengan sejumlah agenda pendukung. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional transportasi laut selama masa Angkutan Lebaran.

Baca Juga :  Parade Musik Sahur 2026 Tarakan Meriah, Ratusan Peserta Ramaikan Jalan Kota

“Rangkaian kegiatan dimulai dari ramp check terhadap 24 kapal, patroli keselamatan pelayaran, serta rapat koordinasi penyelenggaraan posko bersama instansi terkait,” terangnya.

Dalam melayani pergerakan penumpang yang diperkirakan meningkat, sejumlah armada kapal telah disiapkan untuk beroperasi di wilayah pelabuhan Tarakan. Armada tersebut terdiri dari berbagai jenis kapal yang melayani rute domestik hingga internasional.

“Disiapkan dua armada kapal pelayaran nasional, empat kapal perintis, dua armada dengan pelayaran luar negeri, serta tiga kapal ferry penyeberangan,” jelasnya.

Selain armada kapal besar, transportasi laut tradisional juga tetap berperan penting dalam melayani mobilitas masyarakat. Kapal-kapal tradisional atau speedboat masih menjadi sarana transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat di wilayah perairan Tarakan dan sekitarnya.

“Terdapat sekitar 52 armada kapal tradisional atau speedboat yang turut melayani pergerakan penumpang,” tambahnya.

Baca Juga :  THR ASN Tarakan Dipastikan Cair Sebelum Lebaran

Tidak hanya itu, dukungan armada dari kapal negara juga disiapkan untuk menunjang kelancaran kegiatan transportasi laut selama masa Angkutan Lebaran. Keberadaan kapal negara ini menjadi bagian dari upaya pengawasan dan penguatan pelayanan di wilayah perairan.

“Sebanyak sembilan kapal negara juga dipersiapkan untuk mendukung kegiatan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026,” terangnya.

Melalui penyelenggaraan Posko Angkutan Laut Lebaran, pihak KSOP berharap pelayanan transportasi laut di wilayah Tarakan dapat berjalan dengan baik selama masa mudik. Dengan berbagai kesiapan yang ada, masyarakat diharapkan dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

“Kami berharap seluruh proses pelayanan transportasi laut dapat berjalan aman, tertib, lancar, serta mengutamakan keselamatan pelayaran sehingga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan nyaman,” tutupnya. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *