benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tarakan akan berkolaborasi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat dengan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di sejumlah posko pengamanan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinkes Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti mengatakan, pihaknya diminta membantu menyiapkan dukungan tenaga medis dalam kegiatan yang digelar Polres Tarakan tersebut. Bentuk dukungan yang diberikan antara lain melalui layanan screening kesehatan bagi masyarakat.
“Untuk bantuan medisnya itu kami juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, seperti screening kesehatan. Kan ada CKG (Cek Kesehatan Gratis), jadi kami kolaborasikan di situ,” ujarnya, Senin (10/3/2026).
Ia menjelaskan, layanan kesehatan tersebut akan ditempatkan di posko-posko Operasi Ketupat. Penempatan petugas serta jumlah tim yang diturunkan akan menyesuaikan dengan jumlah titik posko yang disiapkan selama operasi berlangsung.
“Jumlah tim tergantung berapa titik poskonya. Yang jelas kalau di bandara itu kan di BKK, Balai Kesehatan Karantina Pelabuhan. Kalau Dinkes nanti fokusnya dari puskesmas dan dari rumah sakit. Kalau memang perlu, nanti kita lihat lagi titik-titiknya,” jelasnya.
Tenaga medis yang diturunkan nantinya terdiri dari perawat maupun dokter. Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan awal akan dilakukan oleh tenaga perawat melalui screening kesehatan.
“Kalau screening awal pasti di perawat. Setelah itu baru nanti kalau memang ada yang harus disampaikan atau ditindaklanjuti, baru dokternya. Tapi tindak lanjutnya nanti di fasilitas kesehatannya,” terangnya.
Kendati demikian, jumlah petugas dalam setiap tim juga akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Hal ini karena tenaga kesehatan tetap harus menjalankan pelayanan rutin di fasilitas kesehatan.
Adapun sasaran layanan kesehatan ini adalah masyarakat yang datang ke posko Operasi Ketupat, termasuk para pemudik yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan selama perjalanan menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Pokoknya kami diminta membantu untuk menurunkan tenaga medis di posko-posko Operasi Ketupat itu,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina







