Warga Dukung Penuh Polres Tarakan Bongkar Arena Sabung Ayam

benuanta.co.id, TARAKAN – Penertiban arena sabung ayam yang selama ini meresahkan warga akhirnya dilakukan oleh aparat gabungan di Kota Tarakan, Sabtu (2/8/2025).

Operasi ini menyasar dua lokasi di Kecamatan Tarakan Barat dan Tarakan Tengah, dan dilakukan oleh tim gabungan dari Polri, TNI, serta Satpol PP.

Tindakan tegas ini merupakan respons atas keresahan masyarakat dan hasil rapat koordinasi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Wali Kota, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, SH, S.I.K., M.H., menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan aparat dalam menindak praktik perjudian yang merusak ketertiban umum.

“Penertiban dua arena sabung ayam ini adalah bentuk nyata komitmen kami bersama unsur TNI dan Pemkot Tarakan melalui Satpol PP untuk menjaga ketertiban umum dan menjawab keresahan warga,” jelasnya, Sabtu (2/3/2025).

Baca Juga :  Cuaca Panas, Satu Titik Hospot Hampir Picu Karhutla di Tarakan

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan kegiatan ini bukan semata reaksi atas laporan masyarakat, namun merupakan tindak lanjut dari keputusan kolektif dalam rapat Forkopimda. Ia pun menyampaikan penertiban berjalan lancar tanpa hambatan, dan mendapat dukungan penuh dari warga.

“Kami menilai praktik sabung ayam bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak sendi-sendi sosial dan budaya kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui kanal pengaduan resmi.

“Kami minta masyarakat tidak terlibat dalam bentuk perjudian apa pun dan segera laporkan ke nomor WhatsApp pengaduan Kapolres Tarakan di 08115445110 jika melihat aktivitas yang melanggar hukum,” tukasnya.

Sementara itu, Dandim 0907/Tarakan, Letkol Inf Syaiful Arif, S.Sos., M.Han., yang turut hadir dalam apel sebelum operasi, menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga keamanan lingkungan.

Baca Juga :  Kebijakan WFA Picu Lonjakan Arus Balik Akhir Pekan

“Kami dari TNI mendukung penuh langkah ini. Kegiatan seperti sabung ayam bisa menjadi pemicu konflik sosial, apalagi jika melibatkan taruhan dalam jumlah besar,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran aparat TNI dalam operasi ini adalah bentuk penguatan sinergitas antara unsur pertahanan dan keamanan daerah.

“Langkah bersama ini bukan hanya soal penegakan hukum, tapi juga bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap kondusif,” imbunya.

Pada kesempatan yang lain, Kepala Satpol PP Kota Tarakan, Sofyan, SH, M.H., yang juga hadir dalam kegiatan, menyampaikan bahwa pembongkaran dilakukan secara humanis dan mengedepankan pendekatan persuasif.

“Kami selalu mendahulukan dialog. Di Tarakan Tengah misalnya, kami berbicara terlebih dahulu dengan pemilik lahan sebelum pembongkaran dilakukan,” katanya.

Baca Juga :  9 Kasus Kriminalitas di Tarakan Selama Ops Ketupat Kayan 2026

Menurutnya, tidak ada aksi perlawanan karena pendekatan yang dilakukan berjalan baik. Sofyan menambahkan, langkah-langkah seperti ini akan terus diperkuat dalam kebijakan penegakan Peraturan Daerah (Perda).

“Satpol PP berkomitmen menjaga agar tidak ada ruang untuk praktik perjudian di kota ini. Kami juga rutin patroli di titik-titik rawan yang berpotensi kembali dimanfaatkan sebagai lokasi sabung ayam,” tuntasnya.

Dukungan warga pun tampak nyata dalam pelaksanaan penertiban, terutama di lokasi pertama, wilayah RT 12 Tarakan Barat. Warga memasang spanduk besar bertuliskan

“Kami warga RT 12 menolak lingkungan kami dijadikan tempat perjudian sabung ayam dan perjudian lainnya.” tulis sebagian besar spanduk tersebut.

Reporter: Eko Saputra

Editor: Yogi

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *