TMMD Ke-109 “Pengabdian Untuk Negeri” Resmi Dimulai di Tarakan

TARAKAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 yang bertema “Pengabdian Untuk Negeri” di Kota Tarakan secara resmi dimulai, dengan dibuka oleh Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes. dalam pembukaan itu juga dilakukan penandatanganan berita acara serah terima pelaksanaan pekerjaan dari Pemerintah Kota Tarakan kepada Satgas TMMD yang dikomandoi Dandim 0907 Tarakan, Letkol Inf. Eko Atoni Chandra Lestianto, di ruang Imbaya Pemkot Tarakan, Selasa (22/9/2020).

Pembukaan TMMD ini juga dihadiri Kapolres Tarakan AKBP Filol Praja Arthadira dan Ketua DPRD Tarakan Al Rhazali. Dalam kesempatan itu, dr. Khairul menyampaikan apresiasinya kepada TNI dan seluruh pihak yang terlibat, sehingga TMMD yang telah direncanakan dapat mulai dilaksanakan.

Baca Juga :  312 Personel Gabungan Disiagakan, Kepolisian Diminta Proaktif Selama Pelayanan Operasi Ketupat

“Kegiatan ini sangat membantu pemerintah kota dalam rangka mengakselerasi pembangunan. Ada beberapa daerah yang perlu dipercepat pembangunannya. Misalnya jalan tembus ke Swaran yang akan dikerjakan,” ujar dr. H. Khairul, M.Kes kepada benuanta.co.id.

Di samping pekerjaan fisik seperti pembangunan jalan dan infrastruktur sosial seperti tempat ibadah sebagaimana yang direncanakan, TMMD juga akan menyasar pembangunan non fisik. Misalnya penyuluhan kesehatan, sosialisasi peraturan perundang-undangan, dan penyuluhan pertanian.

“Di tengah-tengah pandemi ini, saya berharap agar pelaksanaan kegiatan ini terus berjalan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, dan melalui kegiatan ini semoga tidak ada wilayah di Tarakan yang terisolir baik secara fisik, maupun secara kultural,” katanya.

Baca Juga :  THR ASN Tarakan Dipastikan Cair Sebelum Lebaran

Sementara itu, Letkol Inf. Eko Atoni Chandra Lestianto menuturkan, sasaran utama dari kegiatan TMMD ke 109 ini salah satunya adalah pembukaan jalan sepanjang 1.100 meter, termasuk membuat jembatan permanen yang ditujukan memudahkan akses masyarakat, khususnya di Kampung Swaran untuk memperpendek jarak tempuh sekitar 7 Km di wilayah itu. Serta rehabilitasi rumah ibadah yang akan melibatkan 150 personel untuk mempercepat pengerjaan tersebut. Namun, karena adanya pandemi, personel juga akan dibuatkan jadwal secara bergiliran untuk menghindari pengumpulan orang banyak.

“Untuk jembatan sudah mulai kami buat nanti jadi permanen, dan kegiatan yang lain yaitu rehab masjid dan gereja. Sedangkan program non fisik itu nanti ada penyuluhan kesehatan di wilayah tersebut. Termasuk kita mengedukasi tentang protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” tuturnya.

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Akan Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis di Posko Operasi Ketupat

“Untuk menyakinkan masyarakat karena kita tahu di wilayah tersebut zona hijau Covid-19, seluruh personel yang terlibat akan dilakukan pemeriksaan rapid test. Sehingga personel yang turun ke lapangan benar-benar sehat dan tidak terpapar Covid-19,” imbuhnya.

“Kegiatan TMMD ke-109 tahun 2020 ini akan berlangsung selama 30 hari kedepan, mulai 22 September sampai dengan 21 Oktober di wilayah Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Yogi Wibawa

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *