Efisiensi Anggaran Merebak ke Penundaan Perbaikan Jalan dan Penjadwalan Ulang Renovasi Sekolah

benuanta.co.id, TARAKAN – Efisiensi anggaran membuat beberapa rancangan pembangunan yang telah dikaji di beberapa daerah, harus kembali disesuaikan akibat pemangkasan di berbagai sektor. Tak terkecuali Kota Tarakan.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan, Muhammad Yunus menjelaskan, pemangkasan anggaran menyebabkan sejumlah proyek pembangunan tertunda, termasuk perbaikan jalan nasional yang menjadi akses utama mobilitas masyarakat.

Menurutnya, proyek peningkatan dan pemeliharaan jalan yang sebelumnya direncanakan harus dikaji ulang karena keterbatasan anggaran.

“Beberapa ruas jalan nasional di Tarakan mengalami kerusakan dan seharusnya segera diperbaiki. Namun, dengan adanya efisiensi anggaran ini, perbaikannya berpotensi tertunda atau bahkan harus dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan dana,” ujarnya, Jumat (7/3/2025).

Selain infrastruktur jalan, sektor pelayanan publik juga cukup terdampak. Yunus menjelaskan, anggaran untuk operasional layanan kesehatan dan pendidikan mengalami penyesuaian.

“Di sektor kesehatan, misalnya, beberapa program peningkatan fasilitas dan pelayanan di rumah sakit serta puskesmas harus disesuaikan. Kita ingin memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal, tetapi tentu ada beberapa rencana yang mungkin tertunda,” terangnya.

Baca Juga :  Penumpang Angkutan Laut Lebaran di Tarakan Diprediksi 26 Ribu Orang

Di bidang pendidikan, efisiensi anggaran turut mempengaruhi sejumlah program peningkatan sarana dan prasarana sekolah.

Yunus menyebutkan, beberapa rencana renovasi bangunan sekolah dan pengadaan fasilitas penunjang pembelajaran mengalami penjadwalan ulang.

“Kami memahami pentingnya sektor pendidikan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tarakan. Oleh karena itu, kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) agar pemangkasan anggaran tidak sampai menghambat kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.

Terkait program prioritas, Yunus menjelaskan, sebenarnya sudah pernah dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tarakan Tahun 2025, sewaktu Penjabat (Pj) Wali Kota, Dr. Bustan, S.E, M.Si., yang telah menetapkan lima prioritas pembangunan.

“Prioritas tersebut meliputi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan masyarakat secara merata, peningkatan infrastruktur sarana dan prasarana perkotaan, penguatan ekonomi daerah melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta reformasi birokrasi dan tata kelola penyelenggaraan pemerintah daerah,” paparnya.

Baca Juga :  Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026

Meskipun demikian, Yunus menekankan, walaupun butuh beberapa penyesuaian lagi akibat efisiensi ini, DPRD Tarakan berkomitmen untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

Maka dari itu, salah satu langkah yang diambil adalah mempercepat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) untuk menyesuaikan program prioritas dengan kondisi anggaran saat ini.

“Kami siap bekerja sama dengan Pemkot untuk menyesuaikan program kerja sesuai dengan instruksi presiden terkait pemotongan anggaran,” tegasnya.

Yunus juga mengungkapkan, jika pembahasan APBD-P mengalami keterlambatan, DPRD Tarakan akan mengambil langkah-langkah proaktif. Tujuannya adalah memastikan program prioritas tetap berjalan sesuai rencana meskipun ada keterbatasan anggaran.

“Kami akan melakukan rapat koordinasi intensif dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan mencari solusi alternatif untuk mengatasi kendala anggaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yunus menambahkan, adanya efisiensi anggaran ini, tentu saja ada juga fokus baru. Beberapa fokus baru tersebut tertuju pada program mana dulu yang mau didahulukan.

Baca Juga :  Parade Musik Sahur 2026 Tarakan Meriah, Ratusan Peserta Ramaikan Jalan Kota

Ia menjabarkan, tentu saja program prioritas tersebut adalah program-program dari presiden yang telah dicanangkan.

“Ada 8 prioritas presiden yang di antaranya ketahanan pangan dan energi, makan bergizi gratis, pengembangan infrastruktur digital, peningkatan kualitas pendidikan yang berkenaan dengan Tarakan serta program sisanya ada reformasi birokrasi, pemberantasan korupsi, pembangunan IKN serta penguatan pertahanan nasional,” ujarnya.

Yunus juga menyampaikan, karena DPRD juga bagian dari pemerintah di Tarakan, tentu saja program prioritas Wali Kota Tarakan yang baru dilantik pada tahun 2025, juga merupakan program yang akan didukung oleh DPRD Kota Tarakan.

Program-program tersebut meliputi peningkatan layanan kesehatan, pengembangan infrastruktur kota, pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pendidikan, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, pengembangan pariwisata, peningkatan layanan publik, dan penguatan ketahanan pangan di tingkat kota.

“Dengan sinergi antara program nasional dan lokal, diharapkan Tarakan dapat terus berkembang meskipun menghadapi tantangan anggaran,” tandasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *