Loading Tabung Gas, KM Sinar Ayu Meledak di Perairan Juata Laut

benuanta.co.id, TARAKAN – Kapal bermuatan tabung gas, KM Sinar Ayu meledak di sekitar perairan Juata Laut pada Sabtu malam, 30 September 2023. Ledakan ini diduga juga terjadi saat KM Sinar Ayu loading gas LPG 3 kilogram untuk dibawa ke Kecamatan Sei Nyamuk, Kabupaten Nunukan.

Saat dikonfirmasi, Dirpolairud Polda Kaltara, Kombes Pol Bambang Wirawan turut membenarkan adanya insiden ini. Ledakan KM Sinar Ayu, dikatakannya lantaran kamar mesin yang tiba-tiba meledak dan menimbulkan api di bagian belakang kapal.

“Meledaknya di perairan LGU Juata laut dermaga PT Kayan Marine Shipyard. Rencananya akan memuat tabung gas itu,” katanya, Ahad (8/01/2023).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, KM Sinar Ayu akan melakukan pengiriman sebanyak 2.800. Adapun KM. Sinar Ayu merupakan milik Samsuardi yang saat itu kapalnya tengah disewakan.

Insiden meledaknya kapal tersebut juga terdapat korban yang mengalami luka bakar, Agil, Riswan dan Samsuadi.

“Di kapal ada lima orang. Satu nakhoda dan empat ABK. Tiga orangnya luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit yang ada di Tarakan. Untuk duanya itu selamat, atas nama Muhammad Tahir dan Irwan,” tambah perwira melati tiga itu.

Jauhnya lokasi ledakan kapal ini juga menjadi salah satu faktor tak diketahui oleh banyak orang. Namun, salah satu saksi mata sempat melihat ada sesuatu yang terbakar di perairan Juata Laut. Febri (40) mengaku mendengar suara ledakan, sehingga ia langsung memastikan dan melihat dari kejauhan.

“Tidak terlalu nampak juga karena dari jauh. Cuma memang ada yang menyala seperti api,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (7/10/2023).

Sementara itu, pemilik kapal, Samsuardi juga menerima informasi bahwa kapal miliknya terbakar. Namun, hingga saat ini ia belum mengetahui kronologis kapalnya kini sudah menjadi bangkai. Ketiga anak buahnya juga turut menjadi korban dalam insiden ini.

“Tidak tahu bagaimana nasib anak buah saya supaya bisa pulih. Saya juga belum tahu kenapa bisa terbakar,” tuturnya saat dihubungi via telpon seluler.

“Saya tidak berfikir untuk kapal dulu. Masih fokus ke anak buah saya, karena tidak bisa juga kita tanya-tanya masih sakit,” imbuhnya.

Beberapa waktu lalu, Benuanta juga sempat meminta keterangan dari Basarnas Tarakan yang menyebut tak ada informasi mengenai evakuasi bagi awak kapal yang terbakar.

Kepala Basarnas Tarakan, Syahril mengatakan tak tahu menahu soal kejadian ini. Sehingga pihaknya juga tak dapat membantu menyelamatkan ABK yang kini terluka.

“Kalau kita tahu kita akan aksi pasti. Ini saya baru tahu juga kalau ada kejadian tersebut. Seharusnya memang dilaporkan jika ada hal seperti itu, apalagi menyangkut keselamatan seseorang,” tandasnya.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *