benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tana Tidung (KTT) bakal tutup pelayanan armada kapal feri, pada jelang sehari natal. Penutupan pada armada pelayanan kapal feri ini, berdasarkan dari keputusan pihak pengelola pelayanan kapal feri rute KTT-Tarakan.
Saat dikonfirmasi, Kabid Transportasi Dishub KTT Reny turut membenarkan hal itu, sehingga ia pun menghimbau agar para calon penumpang kapal feri untuk berangkat sebelum hari-H Natal.
“Untuk penutupan itu hak dari pengelolah, bukan hak dari Dishub dan setiap Natal biasanya pelayanan kapal feri memang selalu ditutup,” kata Reni pada Ahad, 18 Desember 2022.
Dari pantauan lapangan, antrian penumpang yang hendak menggunakan kapal feri terlihat mulai membludak pada hari -14 Natal. Dimana selalu ada saja penumpang yang tertinggal akibat muatan kapal feri yang sudah overload.
Menurut Reni penumpang membludak yang terjadi pada antrian penumpang kapal feri ini, sudah sering kali terjadi khususnya saat mendekati perayaan hari besar.
“Kalau hari biasanya palingan hanya 10 atau 15 unit mobil saja yang masuk dan itu belum terhitung motor. Tapi kalau hari-hari seperti saat ini, muatan kapal feri bisa overload kendaraan,” ujarnya.
Sedangkan untuk kapasitas kapal feri sendiri, Reny membeberkan hanya bisa memuat sekitar 20 hingga 25 unit kendaraan roda 4, tergantung dari jenis kendaraan. Hal ini tentunya berbanding terbalik dengan jumlah antrian yang setiap harinya bisa mencapai 30 hingga 40 kendaraan.
“Mau tidak mau kalau sudah penuh muatannya, para penumpang wajib menunggu pemberangkatan selanjutnya karena kita juga tidak ingin memaksakan muatan yang nantinya bisa membahayakan nyawa penumpang itu sendiri,” lanjutnya lagi.
“Meski harus bermalam syukurnya kita tidak pernah mengalami protes dari masyarakat, karena masyarakat sendiri juga sudah paham akan hal itu, termasuk berangkat sesuai dengan antrian dan tidak mendahului penumpang lain,” pungkasnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







