Jelang Nataru, Penumpang Armada Kapal Feri KTT akan Alami Lonjakan

benuanta.co.id, Tana Tidung – Jelang peringatan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), lonjakan penumpang pada armada angkutan transportasi laut kapal feri, rute KTT-Tarakan diyakini bakal mengalami peningkatan yang cukup drastis.

Lonjakan penumpang kapal feri ini, diyakini oleh Dinas Perhubungan(Dishub) KTT bakal terjadi, mengingat selama dua tahun sebelumnya. Peningkatan penumpang armada kapal feri selalu terjadi saat menjelang momen Nataru.

Saat dikonfirmasi, Kabid Angkutan Transportasi Dishub KTT, Reni mengatakan setiap momen Nataru atau momen hari perayaan keagamaan besar lainnya. Armada kapal feri rute KTT-Tarakan selalu mengalami lonjakan penumpang yang sangat drastis, karena selalu mengalami full muatan.

“Kalau hari biasa kita tidak pernah ketinggalan penumpang. Tapi kalau momen-momen seperti Nataru ini, kita selalu kewalahan dan mengalami antrian panjang penumpang feri, bahkan ada penumpang yang harus tertinggal karena muatan yang sudah penuh,” kata Reni, kepada benuanta.co.id, saat dihubungi pada 15 Desember 2022.

Ia mengatakan peningkatan jumlah penumpang yang terjadi pada armada feri disebabkan karena adanya penumpang dari luar Daerah, yang sangat mengandalkan armada feri untuk berpergian.

“Ada yang dari Malinau, Bulungan, Berau, Samarinda hingga Balikpapan. Karena saat ini armada feri yang ada di KTT merupakan satu-satunya armada feri yang ada di Provinsi Kalimantan Utara(Kaltara). Makanya tidak heran kalau peningkatan jumlah penumpang akan terjadi pada momen Nataru,” ujarnya.

Dalam mengatasi lonjakan pada jumlah penumpang ini, Reni membeberkan pihaknya akan menambah jumlah personel Dishub yang akan berjaga di Pelabuhan Sembawang.
Dimana setiap personel yang bertugas nantinya, akan mengatur antrian penumpang, menjual tiket, hingga mencegah adanya calo tiket.

“Kekhawatiran kita lonjakan antrian penumpang akan menyebabkan saling rebut antrian. Makanya kita akan menambah jumlah personel penjagaan yang sebelumnya 6 atau 8 personel bisa menjadi 12 atau lebih,” bebernya lagi.

“termasuk untuk mencegah adanya calo tiket, sehingga untuk setiap calon penumpang kita wajibkan untuk membeli satu tiket saja yang disertai dengan KTP,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *