benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Pelayanan air bersih bagi masyarakat sempat terhambat akibat sumber daya air dan pipa jaringan pengairan mengalami gangguan, kini PDAM Upun Taka, Kabupaten Tana Tidung (KTT) kembali memberikan pelayanan air bersih kepada pelangganya.
Diketahui hampir satu pekan belakangan ini, pelayanan air PDAM Upun Taka sempat berhenti beroperasi. Hal ini pun sempat membuat masyarakat KTT menjerit karena harus membeli air profil yang harganya cukup menguras dompet masyarakat.
“Karena kita di rumah memiliki banyak anggota keluarga tentunya kebutuhan air juga banyak, sehari bisa satu tangki profil kita pesan, harganya Rp 50 ribu jika dikali lima hari kan sudah lumayan,” keluh Andre salah satu masyarakat Tideng Pale, yang ditemui benuanta.co.id, Selasa, 23 Agustus 2022.
Meski sempat mengalami krisis air bersih, namun kini masyarakat KTT setidaknya bisa bernafas lega. Pasalnya PDAM Upun Taka sendiri, telah membuka beberapa pipa pengairannya, untuk kembali melayani kebutuhan air bersih masyarakat.
“Alhamdulilah untuk beberapa titik wilayah Tideng Pale itu sudah kembali normal pelayanan airnya, kecuali yang ada di sekitaran Jalan Ahmad Yani,” kata Direktur PDAM Upun Taka, Winarno.
Winarno menjelaskan, berhentinya pelayanan air bersih beberapa waktu lalu disebabkan akibat adanya gangguan pada sumber air dan gangguan pada beberapa pipa pengairan yang berfungsi mengalirkan air ke rumah-rumah masyarakat.
Namun usai dilakukannya perbaikan, sistem pelayanan air bersih ke masyarakat pun sudah kembali normal.
“Kemarin sore sudah mulai kita alirkan, kecuali yang ada di Jalan Ahmad Yani karena ada beberapa masalah yang harus kita selesaikan dulu,” ujarnya.
“Namun pada intinya saat ini air bersih yang mengalir di rumah masyarakat, sudah bisa kembali digunakan baik untuk dikonsumsi dengan catatan dimasak terlebih dahulu ataupun digunakan untuk mandi dan mencuci,” pungkasnya. (*)
Reporter : Osarade
Editor: Yogi Wibawa







