benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Tak adanya pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Tana Tidung (KTT) membuat sebagian waga KTT enggan untuk melakukan pembuatan SIM ataupun perpanjangan SIM.
Pasal 18 (1) UU No. 14 Th 1992 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan menerangkan setiap pengemudi kendaraan bermotor di wilayah wajib memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) diperbolehkan. Namun bukan tanpa alasan, warga KTT enggan untuk mengurus SIM.
Tidak adanya akses kemudahan dalam pelayanan SIM hingga jauhnya jarak KTT ke Bulungan, juga menjadi salah satu faktor yang membuat warga KTT sulit mendapatkan pelayanan untuk mengurus administrasi SIM.
“Ongkos ke Bulungan aja sudah berapa dan kalau ke sana pasti kita akan bermalam, ditambah lagi kalau mengurus SIM belum tentu kita lulus tes atau selesai dihari itu juga. Makanya, bukan saya tidak mau. Tapi tolong permudah kita yang di KTT,” kata Rudi, warga Desa Sebidai, KTT, Sabtu 14 Mei 2022.
Sulitnya mengurus SIM ini juga diakui oleh Kasat Lantas Polres Bulungan, IPTU Mario, kepada benuanta.co.id, Mario mengatakan saat ini program SIM keliling memang tidak bisa dijalankan di KTT, karena terbatasnya jumlah personel regident Satlantas Polres Bulungan saat ini.
“Ditambah aturan baru saat ini yang menghapus unit Satlantas di Polsek, makanya hal itu jadi kendala kita juga,” kata Mario.
Untuk saat ini data pembuatan SIM dan perpanjangan SIM yang ada di KTT, hanya sekitar 10 persen dari jumlah keseluruhan pembuatan SIM Wilayah Bulungan.
“Data kemari itu ada sekitar 8 ribuan, berarti KTT tidak sampai seribunya,” ujarnya.
Mario menambahkan, saat ini pihaknya telah mencoba mempermudah pelayanan SIM kepada masyarakat melalui Polsek setempat. Namun karena untuk mengurus administrasi lanjutannya tetap harus di Bulungan, membuat program ini sulit dijalankan.
“Kondisinya memang seperti ini. Makanya kita berharap dengan terbentuknya Polres KTT, nantinya dapat mempermudah pelayanan SIM masyarakat. Karena masyarakat tidak perlu lagi ke Bulungan,” pungkasnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







