Hasil Pencarian Nihil, Basarnas Tutup Operasi Korban Longsor Batu Bara PT. PMJ

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Pencarian satu korban atas nama Santo yang merupakan karyawan dari PT. Pupuk Mutiara Jaya (PMJ) genap memasuki hari ketujuh pada Senin, 4 April 2022 kemarin. Pihak Basarnas pun melakukan penutupan pencarian karena Santo tidak kunjung ditemukan.

Kepala Basarnas Tarakan, Amiruddin melalui Kasi Ops dan Kesiapsiagaan Basarnas Tarakan, Dede Hariana menerangkan pada Senin kemarin pencarian telah resmi ditutup. Saat inipun pencarian korban dilanjutkan oleh pihak manajemen PT. PMJ.

“Dilanjutkan ke manajemen (pencariannya) untuk pihak Basarnas dipersilahkan untuk standby saja jika dibutuhkan baru bergerak ke sana,” terangnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (5/4/2022).

Dede menjelaskan, bahwa korban diduga berada di kedalaman 3 hingga 4 meter di dalam lumpur. Hal inilah yang membuat kesulitan pihak pencarian karena genangan air pada lokasi penggalian.

“Kendalanya cuaca juga kan kemarin sering hujan, kemudian Medan yang berlumpur. Kita sempat mau melakukan penyelaman tapi tidak jadi, karena visibilitas tidak memungkinkan,” jelasnya.

Meski sudah mengerahkan alat canggih berupa detector, alat tersebut dinilai kurang efektif dan korban juga tidak kunjung termonitor.

“Kalau perlengkapan kita ya mungkin peralatan masih terbatas tapi kita memaksimalkan menggunakan alat-alat, personel juga sudah memadai,” tambah Dede.

Kendati demikian, saat ini proses komunikasi ke pihak keluarga diserahkan ke pihak PT. PMJ. Dede mengatakan bahwa pihak perusahaanlah yang akan mengcover seluruh komunikasi dengan pihak keluarga.

“Jika terjadi apa-apa perusahaan yang komunikasi, kita kan Basarnas dan unsur lainnya hanya mencari,” tutup dia. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *