benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Dinas Perhubungan(Dishub) Kabupaten Tana Tidung (KTT) mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga fasilitas umum milik daerah seperti rambu lintas.
Kabid Sarana Prasarana Dishub KTT, Didakus Vito mengatakan dalam pantauannya sejumlah rambu lalu lintas yang ada di KTT sudah ada yang mulai mengalami kerusakan termasuk fasilitas cermin tikungan yang berfungsi untuk mempermudah pengendara melihat kendaraan lain saat berada di jalur tikungan.
“Beberapa waktu yang lalu saya lihat kondisinya masih bagus, tapi kemarin waktu saya cek lagi kondisinya malah sudah pecah. Tentunya hal itu sayang kita sayangkan dan perlu kita perhatikan,” ungkap Vito.
Kondisi serupa juga terjadi pada sejumlah rambu lalu lintas yang ada di titik-titik jalan di bawa kendali Dishub KTT, ada yang patah tiang hingga berubah bentuk dan arah tunjuk jalan. Hal ini tentunya sangat berbahaya, khususnya bagi pengendara lintas daerah yang sangat membutuhkan rambu lalu lintas sebagai petunjuk.
“Kebanyakan sudah penyok akibat dilempar batu, tapi ada juga akibat faktor alam. Keberadaan rambu lalin ini sangat penting, jadi masyarakat juga harus ikut menjaga dan jangan merusaknya,” tegasnya.
Untuk kasus pencurian fasilitas umum milik Dishub KTT, sejauh ini Vito mengaku belum menemukannya dan belum menerima laporan.
“Kalau dicuri itu tidak pernah, kebanyakan rusak akibat dilempar batu. Mungkin ada pejalan kaki yang biasanya iseng melempari rambu lalin dengan batu, hingga membuat rambu lalin menjadi rusak,” bebernya.
Tidak hanya melindungi fasilitas rambu Lalin, Vito juga berharap agar masyarakat KTT bisa memahami arti dan pentingnya sebuah rambu lalu lintas.
“Masyarakat kota besar saja yang belum paham masih banyak, apalagi untuk wilayah seperti KTT. Jangan sampai rambu yang kita pasang juga sia-sia, masyarakat juga harus kita edukasi dulu mengenai rambu lalin,” tutupnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







