Potensi Pelabuhan Nasional di Desa Bebatu Tingkatkan Ekonomi Baru

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Sempat menjadi salah satu daerah terisolir tanpa akses jaringan dan listrik di wilayah Kabupaten Tana Tidung (KTT). Desa Bebatu kini perlahan bertransformasi dan berpotensi untuk menjadi pusat ekonomi besar di KTT.

Pasalnya desa paling hilir di Kecamatan Sesayap ini memiliki sejumlah potensi besar seperti Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah, letak geografis yang strategis hingga didukung dengan perencanaan pembangunan yang matang dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemerintah Provinsi (Pemprov) hingga pemerintah pusat.

“Kita membangun 3 pelabuhan berstandar nasional di Bebatu, karena sungainya terhubung dengan beberapa daerah lain dan memiliki akses terdekat dari Kota Tarakan,” kata Bupati KTT Ibrahim Ali, Kamis (3/3/2022).

Tiga pelabuhan berstandar nasional yang dimaksud yakni pelabuhan penumpang, peti kemas dan pelabuhan barang.

“Master plannya telah kita susun dan jika ke depannya master plan ini sukses, maka kita bisa bayangkan pertumbuhan ekonomi nantinya seperti apa di KTT. Lapangan pekerjaan terbuka lebar dan peluang usaha juga semakin besar,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan(Dishub) KTT Herson menjelaskan, tantangan terbesar dari master plan ini adalah kebutuhan anggaran dari pengerjaanya yang diperkirakan akan sangat besar.

“Pembangunan dan fasilitas penunjang jelas akan kita butuhkan dan itu belum lagi akses jalan. Tentu kita berharap Pemprov juga bisa turun tangan membantu kita,” ungkapnya.

“Namun kita juga harus beryukur, karena Pempus melalui Balai Perhubungan Kaltimtara, juga sudah berkominten akan membantu kita di Daerah,” tambahnya.

Untuk lahannya sendiri, Pemerintah Desa (Pemdes) Bebatu, mengaku telah memberikan lahan hibah untuk Master Plan ini. Kades Bebatu Mahmuda mengatakan ada lahan seluas 12 hektar yang telah dihibahkan oleh Pemdes Bebatu, untuk lancarnya kegiatab Master Plan itu.

“Itu lahan hutan hutan produksi yang kita hibahkan. Soalnya karena pembangunannya di Desa kita, tentu Pemdes juga harus turut mengambil bagian dan harus kita akui juga Master Plan ini akan berdampak signifikan bagi pembangunan Desa,” tutup Mahmuda. (*)

Reporter : Osarade

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *