benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Prioritaskan program Kabupaten Tana Tidung (KTT) Terang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung, menghendaki aliran listrik yang ada di seluruh KTT dapat berjalan optimal dan maksimal.
Bupati KTT, Ibrahim Ali mengatakan program KTT terang tidak hanya akan berbicara soal penerangan desa yang belum teraliri listrik saja. Namun juga soal penerangan lampu jalan dan konsistensi aliran listrik di KTT.
“Kalau desa kan alhamdulilah, hampir semua desa kita sudah teraliri listrik termasuk Desa Seputuk dan Belayan Ari yang letaknya paling jauh dari pusat kota KTT,” ujar Ibrahim Ali.
“Berarti saat ini Pemkab KTT harus fokus ke penerangan lainnya, seperti penerangan jalan yang masih gelap gulita di KTT,” ujarnya.
Saat ini beberapa jalan yang ada di KTT terlihat masih belum dilengkapi dengan penerangan lampu jalan, seperti jalan sekitaran Bundaran KTT dan jalan Poros KTT-Malinau.
Padahal kedua jalan itu merupakan akses jalan strategis. Dimana 2 poros jalan itu merupakan penghubung antara satu desa dengan desa lainnya dan penghubung antara KTT-Malinau.
“Makanya bertepatan dengan pemindahan Pusat Pemerintahan (Puspem) kita nanti. Penerangan jalan yang masih gelap gulita juga bisa terealisasikan. Pasalnya, tidak mungkin juga Puspem berjalan tanpa penerangan lampu jalan disekitarnya,” tukasnya.
Disisi lain Apid, yang merupakan warga Desa Seputuk mengaku sangat terbantu dengan adanya program KTT Terang ini.
Menurutnya, sebelum adanya program ini, Desa Seputuk harus mengalami krisis listrik selama belasan tahun.
“Ada listrik tapi setengah hari saja, sedangkan setengah harinya kita pakai genset dan dengan adanya KTT Terang ini, jelas kita bersyukur. Karena listrik bisa berjalan selama 24 jam,” tutupnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







