Tarik Minat Wisatawan, Pemkab KTT Genjot Ekowisata dan Agrowisata

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Manfaatkan potensi alam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung terus menggenjot perencanaan ekowisata baru.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali mengatakan pembangun ekowisata merupakan prospek yang sangat baik bagi Kabupaten Tana Tidung (KTT) ke depannya.

Sebab, menurutnya selain dapat meningkatkan PAD, adanya ekowisata juga dapat menambah wajah baru KTT sebagai daerah pariwisata.

“Selama ini orang hanya mengenal Gunung Rian sebagai objek wisata KTT. Kita akui Gunung Rian memang ikon utama wisata kita. Tapi di KTT ini tidak hanya Gunung Rian saja yang dapat dijadikan objek wisatawan,” kata Ibrahim, Jumat (31/12/2021).

Kendati saat ini pengembangan agrowisata juga telah dilakukan oleh Pemkab KTT. Namun Ibrahim Ali menilai pengembangan ekowisata juga perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan kondisi geografis wilayah KTT yang berbeda-berbeda.

“Tidak semua Desa harus dibuatkan agro atau ekowisata. Kita kembangkan potensi wisata Desa sesuai dengan lingkungan alamnya,” ujarnya.

“Seperti Desa Sesayap Timur yang telah dibuatkan destinasi agrowisata mangrove oleh presiden. Tapi di Desa Kujau kita ingin kembangkan jadi destinasi ekowisata, karena iklimnya yang cocok untuk ekowisata,” sambungnya.

Diketahui, pembangunan ekowisata ini direncanakan akan dimulai pada tahun 2022 mendatang. Oleh karena itu pihaknya akan segera mengenjot sektor pariwisata tersebut.

“Kita punya ADD, jadi tinggal kita kerjakan saja. Apalagi izin juga sudah keluar dari Kementrian Kehutanan,” tutupnya. (*)

Reporter : Osarade

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *