benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Sejumlah keganjilan di luar nalar, terjadi selama proses pencarian ZA yang merupakan korban yang diduga diterkam buaya pada 20 Desember lalu di sungai daerah Bebatu Tana Tidung saat sedang memancing bersama temannya.
Meski sudah mengerahkan 6 pawang buaya dan menyisir seluruh area Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim pencarian masih belum juga menemukan tanda-tanda jenazah dan buaya yang diduga menerkam ZA.
“Titik kanal sudah kita sisir termasuk menyelam didalam air, hutan sekitar juga sudah kita telusuri termasuk memperluas area hingga ke Pantai. Tapi kita belum juga mendapatkan petunjuk,” kata Kepala Desa (Kades) Bebatu Mahmuda, Jumat 24 Desember 2021.
Meski sulit diterima akal sehat. Namun menurut Mahmuda, proses pencarian ini banyak menemui keganjilan yang tidak masuk akal.
Pasalnya lokasi kanal TKP merupakan area buntu yang tidak memungkinan untuk buaya terus bersembunyi. Akan tetapi hingga hari ke-4 proses pencarian, tim pencari gabungan masih juga belum menemui titik terang.
“Inikan Kanal buntu, tidak ada sambungannya dan airnya juga dangkal. Tapi jejak buayanya malah tidak ada, seolah hilang dimakan bumi,” ujarnya lagi.
“Seharusnya kalau kondisi TKP seperti ini. Minimalnya jejak buayanya itu ada atau sisa jenazahnya terapung dari air. Tapi ini justru belum ada petunjuk,” jelasnya.
Dengan sejumlah keganjilan itu, hal-hal mistis pun mulai dikaitkan dengan kejadian ini, menurut pengakuan pawang buaya kepada Mahmuda. Menurut pawang, ZA hilang bukanlah karena disebabkan oleh terkaman buaya biasa, melainkan karena sesuatu yang berbau gaib.
“Kalau kata pawangnya seperti itu. Karena semua pawang yang ada membantu ke sini sebenarnya juga memiliki catatan bagus dalam menangani kasus serupa. Tapi namanya kita sudah berusaha, ya Tuhan saja yang menentukan hasilnya,” imbuhnya.
Meski banyak menemukan keganjilan, namun menurut Kapolsek Sesayap Hilir IPTU Djaimin, saat ini pihaknya ingin semua pihak berpikiran rasional dan terus melakukan proses pencarian.
“Memang kita orang Indonesia tidak bisa lepas dari hal-hal seperti itu. Tapi untuk saat ini, kita jalankan saja terus proses pencariannya,” tutupnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







